Mobil Milik Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu di Jaksel, Polisi Selidiki

Wait 5 sec.

Ilustrasi kaca mobil pecah. Foto: ShutterstockMobil milik Putri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla, dilempar batu hingga kaca depan kendaraannya pecah saat melintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Peristiwa ini dibagikan Adinda melalui media sosialnya. Dalam video yang dibagikan itu, terlihat sebuah batu runcing tertancap di kaca depan mobil tepat di area depan kemudi.Terkait hal ini, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Rabu (24/6) sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, korban baru keluar dari sebuah klinik di kawasan Pondok Indah dan hendak menuju kawasan Senayan."Kejadian pada hari Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 16.15 WIB. Korban dari sebuah klinik di Pondok Indah hendak menuju kawasan Senayan," kata Kukuh dalam keterangannya, Selasa (30/6).Kukuh menjelaskan, saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba mendengar suara benturan keras yang berasal dari arah kaca depan mobilnya."Pada saat melintas di jalan tersebut, tiba-tiba korban mendengar suara benda mengenai kaca depan mobil,” ujarnya.Kukuh mengatakan, batu berukuran sekitar kepalan tangan menembus kaca depan hingga menyebabkan kaca pecah.“Kaca depan kemudian pecah dan terdapat batu sebesar kepalan tangan yang menembus kaca mobil," jelasnya.Usai kejadian, Adinda mendatangi Polsek Kebayoran Lama untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. "Selanjutnya korban datang ke Polsek Kebayoran Lama untuk membuat laporan polisi," ucap Kukuh.Kukuh menambahkan, polisi telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari mengecek tempat kejadian perkara (TKP), mendata kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut."Penanganan yang sudah dilakukan, kami melakukan pengecekan TKP dan mendata CCTV di sekitar lokasi," kata Kukuh."Kami dari Polsek juga sudah mengirim surat ke Direktorat Lalu Lintas untuk meminta rekaman CCTV saat kejadian, dan saat ini masih melakukan penyelidikan," lanjutnya.