Polisi saat mengamankan Taufik Hidayat di Majalaya, Bandung, Senin (23/6/2026). Foto: Dok. IstimewaPolda Jawa Barat membenarkan informasi yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial mengenai adanya tato bergambar ikan di tubuh Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29).Kepastian tersebut disampaikan Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, saat menjawab pertanyaan mengenai ciri fisik pelaku."Iya, sudah kita konfirmasi dan itu memang benar, tato ikan. Di tubuh pelaku," kata Rumi dalam wawancara dengan kumparan di Polda Jabar, Kamis (2/7).Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi spekulasi yang beredar di media sosial terkait identitas fisik Taufik Hidayat selama menjadi buronan polisi.Meski membenarkan keberadaan tato tersebut, Rumi tidak menjelaskan secara rinci letak maupun ukuran tato di tubuh pelaku karena hal itu merupakan bagian dari identifikasi penyidik.Dir PPA & PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Taufik Hidayat di Polda Jabar, Selasa (30/6/2026). Foto: Abisatya/kumparanDalam kesempatan yang sama, Rumi juga memastikan hingga kini penyidik belum menemukan adanya pihak lain yang membantu Taufik selama melarikan diri setelah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)."Sampai saat ini sih belum ada. Dan orang juga takut ngumpetin dia, gitu makanya dia pindah-pindah terus. Takut dia," ujarnya.Rumi menjelaskan, selama pelarian Taufik terus berpindah lokasi untuk menghindari pengejaran aparat. Pelaku juga disebut kerap mengganti nomor telepon dan menggunakan telepon seluler berbeda agar sulit dilacak.Selain itu, Taufik selalu berupaya menyamarkan identitasnya saat berada di ruang publik."Dia nggak pernah buka muka, selalu pakai masker, selalu pakai helm. Jadi masyarakat juga nggak paham kalau itu sebenarnya dia, karena dia selalu menutupi wajahnya," kata Rumi.Meski demikian, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan Taufik melalui serangkaian penyelidikan yang dilakukan tim gabungan lintas direktorat Polda Jawa Barat hingga pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Bandung.Kasus penyekapan dan penganiayaan yang menjerat Taufik kini telah memasuki tahap rekonstruksi. Polisi masih terus melengkapi alat bukti dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya.