Miyako, Pemeran Toph Beifong di Avatar, Speak Up soal Eksploitasi dan Kekerasan

Wait 5 sec.

Miyako sebagai Toph Beifong di Live Action Avatar. Foto: Dok: YouTube NetflixArtis Miya Cech atau Miyako mengungkapkan sisi kelam kehidupan pribadinya yang selama ini tersimpan rapat. Pemeran Toph Beifong dalam Live Action Avatar: The Last Airbender, mengaku telah berjuang melawan situasi yang sangat merugikan, baik secara finansial maupun emosional, akibat tindakan keluarganya sendiri.Miyako mengaku mengalami eksploitasi hingga kekerasan yang dilakukan oleh keluarganya. Hal tersebut dia beberkan dalam salah satu video yang dia unggah di akun TikTok-nya. Miyako mengaku tak menerima bayaran yang sesuai dari pekerjaannya di series Avatar."Kami syuting 14 episode, 2 musim dan aku hanya mendapatkan bayaran setara dengan satu episode karena uangku dimasukkan ke rekening lain yang bukan milikku dan aku tidak punya aksesnya," ujar Miyako. Miyako mengaku benar-benar dibuat tak berdaya secara finansial. Di samping itu, dia juga mengaku mengalami tindak kekerasan hingga diberi obat-obatan. "Pada dasarnya aku dibuat tidak berdaya secara finansial, aku dianiaya, dan dicekoki obat-obatan," tuturnya.Dapat Dukungan dari Sesama PemainPengakuan Miyako bicara soal eksploitasi keluarganya. Foto: TikTok /@theofficialmiyakoBukan hal yang mudah bagi Miyako untuk melewati masa-masa sulit tersebut. Kendati demikian Miyako merasa terbantu oleh sosok rekan sesama pemain (castmate) yang memberikan dukungan nyata. Kata Miyako, rekan sesama pemain lah yang membantunya keluar dari lingkungan toksik. Dia mengaku mendapat tempat tinggal di dekat lokasi syuting agar bisa tetap fokus bekerja tanpa rasa takut."Saya tidak berpikir saya akan mampu bertahan hingga saat ini jika bukan karena bantuan rekan saya tersebut," ungkapnya.Harapan Baru dengan Identitas BaruMiyako sebagai Toph Beifong di Live Action Avatar. Foto: Dok: YouTube NetflixSebagai simbol kebebasan dan langkah awal yang baru, ia memutuskan untuk meninggalkan nama lamanya Miya Cech dan kini secara resmi dikenal sebagai Miyako.Bagi Miyako, perubahan nama ini merupakan bentuk nyata dari perjuangan untuk meraih hak atas hidupnya sendiri dan melepaskan diri dari bayang-bayang trauma masa lalu.Miyako berharap semua pihak bisa menghormati keputusannya tersebut. "Itu adalah era saat ini dan saya akan sangat menghargainya jika kalian menghormati itu dan bersikap baik tentang keputusan tersebut," tuturnya.Dukungan pun mengalir deras dari para penggemar di media sosial. Banyak yang memuji keberanian Miyako dalam memperjuangkan haknya dan menyatakan dukungan penuh atas babak baru dalam hidupnya.