IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Investor Cermati Data Inflasi RI

Wait 5 sec.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi terkoreksi pada Rabu (1/7). Sebelumnya, IHSG berakhir anjlok 177,6 poin atau 3,06 persen ke 5.643,194 pada penutupan perdagangan Selasa (30/6).Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknis, histogram positif MACD mengecil dan berpotensi terjadi Death Cross. Stochastic RSI pun berada di area pivot dan masih melanjutkan ke arah bawah.“Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi akan menguji level 5.500,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Rabu (1/7).Pada Rabu (1/7), investor disebut akan mencermati data inflasi Indonesia yang menurut konsensus diperkirakan meningkat menjadi 0,29 persen secara bulanan (mom) dan 3,2 persen secara tahunan (yoy) di Juni 2026 dari level 0,28 persen secara bulanan dan 3,08 persen secara tahunan di Mei 2026.“Kenaikan inflasi ini diperkirakan seiring dengan kenaikan Harga BBM Pertamax yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 lalu,” tulis Phintraco Sekuritas.Sedangkan surplus neraca perdagangan Indonesia menurut konsensus diperkirakan sebesar USD 1,1 miliar di Mei 2026, meningkat dari USD 0,09 miliar di April 2026, dengan pertumbuhan ekspor diperkirakan sebesar 4 persen yoy dan impor sebesar 18 persen yoy. Selain itu, pasar juga akan mencermati pergerakan paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun yang telah diumumkan pemerintah.Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham seperti WIFI, CPIN, CMRY, PGEO dan DATA untuk diperhatikan sepanjang Rabu (1/7).Di sisi lain, analis MNC Sekuritas melihat pelemahan pada Selasa (30/6) masih didominasi oleh tekanan jual, sehingga koreksi IHSG pada hari tersebut sudah menembus dari target koreksi yang disampaikan. Dalam skenario terbaik, posisi IHSG saat ini nasih berada pada bagian wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam.“Sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472 hingga 5.540,” kata MNC Sekuritas melalui risetnya.Kendati demikian, MNC Sekuritas menyarankan untuk mencermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3.MNC Sekuritas merekomendasikan saham AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA untuk diperhatikan sepanjang Rabu (1/7).***Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan Keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu