KKP Targetkan Modernisasi 1.582 Kapal Perikanan Rampung pada Akhir 2028

Wait 5 sec.

Banyak kapal nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk di Dermaga T Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (30/1). Foto: Jeni Ritanti/kumparanKementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan modernisasi 1.582 kapal perikanan selesai pada akhir 2028. Program ini menjadi tahap awal dari target modernisasi total 4.582 kapal guna meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan daya saing ekspor perikanan Indonesia.Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan hingga saat ini belum ada kapal yang dimodernisasi. Sebanyak 1.582 kapal pada tahap pertama akan dibiayai melalui pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris."Saat ini yang dimodernisasi bisa dikatakan nol, masih belum. Ya, 1.582 itu dibiayai dari pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris yang sekarang sedang dalam proses perencanaan," kata Sakti usai Rakornas KKP di Jakarta, Kamis (2/7).Ia mengatakan pemerintah menargetkan 50 unit kapal modern dapat diselesaikan pada akhir tahun ini sebagai tahap awal pelaksanaan program."Mudah-mudahan kita targetkan sampai akhir tahun itu jadi 50 unit. Selebihnya, sampai dengan akhir tahun 2028, 1.582 bisa selesai," ujarnya.Menurutnya, modernisasi armada perikanan diperlukan karena mayoritas kapal penangkap ikan Indonesia masih berbahan kayu. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi kualitas hasil tangkapan sehingga belum mampu bersaing optimal di pasar internasional.Foto udara deretan kapal nelayan bantuan dari Pemprov Sulsel di galangan PT Siagan Boats, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (22/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said"Kapal penangkap ikan kita saat ini adalah kapal kayu. Itulah kemudian kualitas tangkapan kita itu belum bisa bersaing dengan baik di level pasar internasional," jelas Sakti.Ia menuturkan produksi perikanan Indonesia mencapai sekitar 13 juta ton per tahun dari sektor tangkap dan budidaya. Namun, nilai ekspor perikanan dalam lima tahun terakhir masih bertahan di kisaran 6,2 miliar dolar AS."Nah, sebetulnya ekspornya harus jauh lebih tinggi lagi. Kenapa? Karena kualitas tangkapannya masih belum baik," tegas Sakti.Karena itu, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan KKP melakukan modernisasi armada penangkapan ikan. Kapal-kapal baru akan menggunakan material baja, dilengkapi teknologi modern, serta alat tangkap yang ramah lingkungan."Jadi kapalnya menggunakan kapal besi dengan teknologi yang modern dan alat tangkap yang ramah lingkungan sehingga tidak ngawur," kata dia.Dia juga menambahkan target modernisasi 4.582 kapal akan dilakukan secara bertahap setelah penyelesaian 1.582 kapal pada akhir 2028."Paling tidak 1.582 akhir 2028 bisa selesai dulu. Selebihnya nanti paralel, pelan-pelan kita tambah," tutupnya.