Siloam Asri Resmikan Layanan Terpadu Gangguan Kandung Kemih dan Dasar Panggul

Wait 5 sec.

Media Briefing Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic Siloam Hospitals Asri. Foto: Eka Nurjanah/kumparanGangguan kandung kemih dan dasar panggul merupakan masalah kesehatan yang cukup sering dialami masyarakat, terutama perempuan. Namun, kondisi ini masih kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan atau setelah melahirkan, sehingga banyak perempuan terlambat mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.Padahal, berdasarkan data, sekitar 1 dari 8 perempuan mengalami gangguan berkemih, mulai dari inkontinensia urine (tidak dapat menahan buang air kecil), overactive bladder, prolaps organ panggul, hingga gangguan fungsi dasar panggul lainnya.Melihat kebutuhan tersebut, Siloam Hospitals Asri resmi meluncurkan Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic, pusat layanan terpadu yang menyediakan diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi untuk berbagai gangguan kandung kemih dan dasar panggul pada perempuan maupun laki-laki.Media Briefing Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic Siloam Hospitals Asri. Foto: Eka Nurjanah/kumparanLayanan Terpadu dalam Satu TempatKlinik ini mengusung konsep one stop service dengan melibatkan tim multidisiplin, mulai dari dokter spesialis urologi, female functional urology, neurourology, rehabilitasi medik, fisioterapi dasar panggul, neurologi, radiologi, akupuntur, hingga perawat terlatih.Dengan pendekatan tersebut, pasien dapat menjalani konsultasi, pemeriksaan penunjang, rehabilitasi, hingga tindakan lanjutan di satu lokasi yang terintegrasi, sehingga proses diagnosis dan terapi menjadi lebih efektif.Didukung Teknologi Diagnostik ModernSalah satu layanan unggulan yang tersedia adalah Video Urodynamic Studies (VUDS), pemeriksaan yang membantu dokter mengevaluasi fungsi kandung kemih dan saluran kemih bawah secara lebih detail dan real-time. Teknologi ini memungkinkan penyebab gangguan berkemih diketahui dengan lebih akurat sehingga terapi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.Ilustrasi buang air kecil. Foto: Pixel-Shot/ShutterstockSelain itu, tersedia pula layanan Pelvic Floor Physiotherapy untuk membantu rehabilitasi pasien dengan inkontinensia urin, overactive bladder, gangguan dasar panggul, hingga pemulihan setelah persalinan maupun operasi.Bagi pasien yang membutuhkan tindakan bedah, klinik ini juga didukung fasilitas operasi robotik sebagai bagian dari Siloam Urology Center. Teknologi tersebut memungkinkan prosedur dilakukan dengan tingkat presisi tinggi, sayatan minimal, serta proses pemulihan yang lebih cepat.“Didukung teknologi bedah robotik yang telah tersedia di Siloam Hospitals Asri, kini kami mampu menghadirkan layanan yang semakin komprehensif, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, tindakan minimal invasif, hingga operasi robotik dalam satu pusat layanan terpadu. Inilah wujud nyata dari konsep komprehensif dan layanan terpadu satu pintu yang kami hadirkan bagi pasien,” ujar Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Fungsional dan Neurologi Konsultan, dr. Fina Widia, Sp.U., Subsp. F.F.N(K).Meningkatkan Pemahaman tentang Gangguan Kandung Kemih dan Dasar PanggulDokter Spesialis Urologi Subspesialis Fungsional dan Neurologi Konsultan, dr. Fina Widia, Sp.U., Subsp. F.F.N(K).. Foto: Eka Nurjanah/kumparanSebagai bagian dari peluncuran Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic, Siloam Hospitals Asri juga menghadirkan rangkaian sesi health talk yang membahas tiga aspek penting dalam penanganan gangguan kandung kemih dan dasar panggul, mulai dari pemahaman terhadap kondisi yang sering tidak disadari masyarakat, pentingnya diagnosis yang akurat, hingga peran rehabilitasi dalam mendukung pemulihan pasien.Dalam sesi tersebut, para dokter menekankan bahwa banyak pasien baru datang berobat ketika kondisinya sudah mengganggu aktivitas sehari-hari karena masih merasa malu atau menganggap keluhan berkemih sebagai hal yang wajar.“Masih banyak pasien yang merasa malu atau menganggap keluhan berkemih yang dialaminya sebagai bagian normal dari proses penuaan. Padahal, sebagian besar kondisi tersebut dapat didiagnosis secara akurat dan ditangani dengan baik apabila pasien datang lebih awal untuk mendapatkan evaluasi yang tepat,” tutur Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Perempuan, Fungsional dan Neurologi, Prof. Dr. dr. Harrina E. Rahardjo, Sp.U (K), PhD. Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Perempuan, Fungsional dan Neurologi, Prof. Dr. dr. Harrina E. Rahardjo, Sp.U (K), PhD. Foto: Eka Nurjanah/kumparanMenurut para ahli, pemeriksaan yang tepat menggunakan teknologi seperti Video Urodynamic Studies (VUDS) serta rehabilitasi melalui Pelvic Floor Physiotherapy dapat membantu menentukan terapi yang sesuai sehingga hasil pengobatan menjadi lebih optimal.Perkuat Layanan SubspesialistikChief Medical Officer Siloam International Hospitals, dr. Grace Frelita, MM, mengatakan peluncuran klinik ini merupakan bagian dari komitmen Siloam untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif, terintegrasi, dan berpusat pada kebutuhan pasien.“Peluncuran Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin komprehensif, terintegrasi, dan berpusat pada pasien. Kami melihat masih banyak masyarakat yang hidup dengan gangguan kandung kemih dan dasar panggul tanpa mendapatkan diagnosis maupun terapi yang tepat. Melalui klinik ini, kami ingin memberikan akses terhadap layanan yang lengkap, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, hingga tindakan lanjutan dalam satu tempat.” ujar dr. Grace.