Ribuan warga menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di kompleks makam suci Imam Reza, Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS Jenazah Khamenei diarak menggunakan truk melewati jalan-jalan utama Kota Mashhad menuju kompleks makam, diiringi para ulama dan ribuan warga yang membawa bendera Iran, poster foto Khamenei, serta berbagai spanduk dan slogan. Prosesi ini menjadi puncak rangkaian penghormatan terakhir yang sebelumnya digelar di sejumlah kota di Iran dan Irak. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS Terlihat di atas peti jenazahnya diletakkan sorban hitam, simbol dalam tradisi Syiah yang menandakan bahwa beliau adalah seorang Sayyid (keturunan langsung Nabi Muhammad). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS Putra sekaligus penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, belum terlihat di hadapan publik sejak serangan yang menewaskan ayahnya. Menurut sejumlah laporan, ia masih menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya dalam serangan tersebut. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERSProsesi pemakaman juga diwarnai seruan dan slogan dari sebagian massa yang menyuarakan dukungan kepada Iran serta kecaman terhadap Amerika Serikat. Upacara ini menjadi penutup masa berkabung nasional sekaligus menandai berakhirnya hampir empat dekade kepemimpinan Ali Khamenei di Iran. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERSFoto: Alkis Konstantinidis/REUTERSFoto: Alkis Konstantinidis/REUTERSRibuan warga menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di kompleks makam suci Imam Reza, Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026).Jenazah Khamenei diarak menggunakan truk melewati jalan-jalan utama Kota Mashhad menuju kompleks makam, diiringi para ulama dan ribuan warga yang membawa bendera Iran, poster foto Khamenei, serta berbagai spanduk dan slogan. Prosesi ini menjadi puncak rangkaian penghormatan terakhir yang sebelumnya digelar di sejumlah kota di Iran dan Irak.Terlihat di atas peti jenazahnya diletakkan sorban hitam, simbol dalam tradisi Syiah yang menandakan bahwa beliau adalah seorang Sayyid (keturunan langsung Nabi Muhammad).Putra sekaligus penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, belum terlihat di hadapan publik sejak serangan yang menewaskan ayahnya. Menurut sejumlah laporan, ia masih menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya dalam serangan tersebut.Prosesi pemakaman juga diwarnai seruan dan slogan dari sebagian massa yang menyuarakan dukungan kepada Iran serta kecaman terhadap Amerika Serikat. Upacara ini menjadi penutup masa berkabung nasional sekaligus menandai berakhirnya hampir empat dekade kepemimpinan Ali Khamenei di Iran.Peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari pemakamannya, yang menjadi puncak dari prosesi pemakaman massal di Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026). Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS