Polisi Ungkap Kendala Pencarian Mozza: Ponsel Direset

Wait 5 sec.

Mozza Axillia Gunarsa (19) warga Kabupaten Semarang yang hilang dari rumah setahun lamanya. Foto: Dok. IstimewaPolisi masih terus melakukan pencarian Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang setahun lalu. Meski begitu ada kendala yang ditemukan polisi dalam penyelidikan.Hal ini diungkap Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana saat menjawab permintaan keluarga untuk menyelidiki akun medsos yang diduga intens berinteraksi dengan Mozza sebelum hilang. Menurut Bodia HP Mozza sudah direset pabrik maka itu sulit untuk menelusurinya."HP-nya sudah factory reset. Iya sementara (ponsel jadi petunjuk utama)," jelas Bodia.Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan pihaknya masih terus melakukan pencarian kendati belum ada hasil."Sudah dilakukan pencarian termasuk alat komunikasi namun masih nihil, kami masih mengusahakan pencarian sampai dengan saat ini," kata Ratna.Sebelumnya ayah Mozza, Singgih (42) sudah melaporkan peristiwa hilangnya Mozza ke Polres Semarang. Meski begitu belum ada kabar dari pencarian anaknya itu."Saya sudah lapor ke Polres Semarang ke Polda Jawa Tengah tapi belum ada hasil. Menurut saya prosesnya lama, dan terkesan bertele-tele," ucap Singgih.Ponsel Mozza sebenarnya sudah ditemukan dan saat ini diamankan di Polres Semarang. Menurutnya, melalui ponsel itu keberadaan Mozza bisa dilacak."Ponselnya itu ketemu di Kota Lama sekitar September 2025. Ada orang yang menemukan, tapi kondisinya sudah direset. Tapi kan mungkin masih bisa dipulihkan bisa diselidiki lewat itu," jelas dia.Selain ponselnya, KTP dan SIM milik Mozza juga ditemukan seorang tukang becak tercecer di Jalan Dr Cipto Semarang. Ia tak tahu mengapa SIM, KTP dan ponsel milik Mozza justru ditemukan di jalanan."KTP dan SIM nya ditemukan di jalan. Oleh tukang becak kebetulan saat itu ada tetangga desa yang tahu dan langsung dikembalikan ke saya. Saya sudah minta polisi untuk membuka CCTV di jalan itu tapi tidak diberikan," jelas dia.Singgih dan istrinya sudah bolak-balik datang dan meminta kelanjutan penanganan peristiwa itu kepada polisi. Informasi baru yang ia dapatkan termasuk kecurigaan terhadap seorang lelaki, sudah dilaporkan namun hingga kini masih belum ada hasil."Jadi ada akun media sosialnya yang masih nyangkut di tab Mozza, saya buka dan ada salah satu akun yang rutin berkomunikasi dengan Mozza. Saya minta polisi menyelidiki siapa pemilik akun itu, tapi belum dilaksanakan tampaknya. Padahal menurut saya itu petunjuk penting," tegas Singgih.Singgih juga mencari keberadaan anaknya lewat media sosial. Ia juga berusaha dengan menghubungi Bupati Semarang, Gubernur Jawa Tengah, petinggi kepolisian melalui direct instagram agar kasus ini mendapat atensi."Tapi tidak pernah ada jawaban atau ditanggapi. Sampai sekarang saya selalu cari lewat media sosial," ucapnya menahan tangis.Ia berharap Mozza bisa kembali pulang dan berkumpul dengan keluarga. Ia juga meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini dengan sungguh-sungguh."Saya minta kalau Mozza lihat ini. Pulang nak, sini ke rumah, kita kumpul lagi, kita jalan-jalan lagi. Kasihan ibu sama adik kamu. Pulang nak. Saya percaya anak saya masih hidup dan dalam kondisi selamat," kata Singgih.