Mitsubishi XForce Ultimate DS. Foto: Fitra Andrianto/kumparanRem tangan model tuas kini mulai ditinggalkan. Mitsubishi menggantinya dengan Electric Parking Brake (EPB), fitur yang sudah tersemat pada New Xpander Cross, New Pajero Sport, dan Xforce. Bentuknya cuma tombol kecil, tapi cara kerjanya jauh lebih canggih daripada rem tangan konvensional.Begini cara fitur ini bekerja: begitu tuas transmisi masuk ke posisi P, motor listrik pada setiap kaliper langsung mendorong bantalan rem ke cakram secara otomatis. Roda pun terkunci tanpa perlu menarik tuas sama sekali. Lalu, bagaimana kalau kita ingin melepasnya? Tinggal tekan tombol yang sama ke arah sebaliknya, dan mobil siap jalan lagi.Test Drive Mitsubishi Xforce Foto: Dok. IstimewaPraktis untuk parkir harian, tapi banyak pengemudi baru bingung saat dihadapkan pada situasi tertentu, misalnya saat parkir secara paralel. Sebab teknik ini biasanya butuh mobil digeser maju-mundur secara manual dengan mesin mati, sesuatu yang tidak bisa dilakukan selama EPB masih aktif.Cara Menonaktifkan EPB agar Bisa Parkir ParalelKuncinya ada pada urutan. Sebagaimana dikutip dari laman Mitsubishi, hal pertama yang dilakukan adalah menonaktifkan EPB terlebih dahulu sebelum mesin benar-benar mati, bukan sesudahnya.Injak pedal rem, lalu tekan tombol EPB sampai lampu indikatornya padam — itu tandanya EPB sudah nonaktif. Baru setelah itu, matikan mesin dengan tuas transmisi tetap pada posisi P.Langkah berikutnya agak sedikit manual: cari anak kunci fisik yang biasanya tersembunyi di dalam keyless key, lalu selipkan ke lubang kecil di samping tuas transmisi. Anak kunci ini berfungsi untuk melepas kuncian mekanis pada tuas, sehingga transmisi bisa dipindah ke posisi N (netral) meski mesin sudah mati.Begitu tuas berhasil masuk N, mobil sudah bebas didorong maju-mundur dengan tenaga manual, persis seperti yang dibutuhkan saat manuver parkir paralel di ruang sempit.