Bupati Sukoharjo Etik Suryani di retreat kepala daerah di Akmil, Magelang, Senin (24/2/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparanKetua DPC PDIP Sukoharjo, Dahono Marlianto, buka suara atas penangkapan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Etik merupakan kader PDIP.Dia menegaskan DPC PDIP Sukoharjo akan menggelar rapat internal partai untuk menyikapi kejadian tersebut.“Waktu terjadi OTT KPK, kami tidak berada di Sukoharjo sehingga belum mengetahui situasi yang terjadi. Detailnya seperti, kondisinya seperti apa, kita belum tahu. Kita akan gelar rapat internal,” ujar Dahono, Jumat (10/7).Dia mengatakan komunikasi terakhir dengan Etik berlangsung seperti biasa. Mereka hanya membicarakan persoalan kepartaian."Ya komunikasi seperti biasa, acara partai," ucapnya."Kami akan memberikan keterangan ke publik setelah rapat internal partai,” ucapnya.Bupati Sukoharjo Etik Suryani (kiri) dikawal petugas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTOPelayanan Tetap BerjalanSementara itu, usai terjadinya OTT KPK, pelayanan di lingkungan Pemkab Sukoharjo, baik di kantor kabupaten maupun Gedung Menara Wijaya, tampak berjalan seperti biasa.ASN tetap melayani warga yang membutuhkan dokumen dan layanan lainnya. Informasi yang beredar menyebutkan KPK menyegel salah satu ruangan organisasi perangkat daerah (OPD) di lantai 2 Gedung Menara Wijaya, kompleks Kantor Pemkab Sukoharjo.Namun, wartawan tidak diperkenankan naik ke lantai tersebut oleh petugas.