BorneoFlash.com, TANA PASER – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paser memperketat pengamanan infrastruktur digital mereka demi melindungi data rahasia warga negara. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya risiko ancaman siber dan upaya peretasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengincar dokumen kependudukan.Kepala Disdukcapil Kabupaten Paser, Mohammad Isnaini Yanuardi, menegaskan bahwa seluruh data warga bersifat sangat rahasia dan wajib dilindungi. Oleh karena itu, pihaknya terus memperbarui infrastruktur jaringan secara berkala agar benteng pertahanan siber mereka tidak mudah ditembus oleh peretas.Salah satu bentuk pengamanan ketat yang diterapkan adalah penggunaan jaringan khusus yang dilengkapi dengan Virtual Private Network (VPN). Jaringan terenkripsi ini menghubungkan langsung sistem pelayanan di daerah ke server pusat, memastikan setiap lalu lintas data administrasi kependudukan berjalan dengan aman.“Disisi lain, keamanan ini berdampak pada sensitivitas jaringan, sistem proteksi yang tinggi ini sempat memicu gangguan koneksi internet khusus di Kecamatan Batu Sopang selama dua hari, yang mengakibatkan aktivitas pelayanan digital di wilayah tersebut sempat terhambat,” ujarnya, pada Selasa (7/7/2026).Ia menduga, awalnya ada kerusakan pada perangkat keras perekaman data. Setelah pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis, dipastikan bahwa seluruh peralatan pengadaan tahun 2025 tersebut masih berfungsi optimal, dan kendala murni terjadi karena penyesuaian sistem keamanan jaringan internet.“Beruntung, wilayah terdampak hanya terbatas di Kecamatan Batu Sopang, sementara kecamatan lain di Kabupaten Paser terpantau aman dan stabil,” jelasnya.Tim teknis bergegas memulihkan koneksi tersebut hingga akhirnya jaringan VPN penunjang pelayanan administrasi kembali normal pada Senin (6/7/26). Meski sistem keamanan sempat membuat layanan melambat, Disdukcapil Paser memastikan langkah preventif ini mutlak diperlukan demi keselamatan data masyarakat. “Saat ini, jaringan telah stabil dan warga Kecamatan Batu Sopang sudah bisa mengurus dokumen kependudukan dengan aman,” pungkasnya. (*)