Minim Fasilitas, Perpustakaan SMAN 2 Tanah Grogot Dinilai Kurang Nyaman Bagi Siswa

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, TANA PASER – SMA Negeri 2 (Smadu) Unggulan  Tanah Grogot saat ini masih menghadapi kendala keterbatasan infrastruktur. Sekolah tersebut dilaporkan belum memiliki ruang perpustakaan dan ruang Bimbingan Konseling (BK) yang layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.Kepala SMA 2 Unggulan Tanah Grogot, Supriyadi, mengungkapkan bahwa fasilitas yang ada sekarang sangat terbatas. Ruang perpustakaan yang digunakan saat ini dinilai kurang memadai karena kondisinya yang sempit, sehingga kurang nyaman bagi para siswa.Kondisi serupa juga terjadi pada fasilitas pelayanan bimbingan siswa. Hingga kini, pihak sekolah belum bisa menyediakan ruangan khusus untuk BK, sehingga aktivitas konsultasi siswa masih harus bergabung di dalam ruangan kantor guru.Supriyadi menegaskan bahwa keberadaan ruang perpustakaan dan ruang BK yang representatif sangat krusial bagi sekolah. “Kami sangat berharap ada perhatian dan bantuan fisik agar kedua fasilitas penting tersebut dapat segera terwujud,” terangnya, pada Rabu (8/7/2026).Selain masalah bangunan, Kepsek juga menyoroti kebutuhan transportasi massal bagi anak didiknya. Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paser dapat membantu pengadaan armada bus sekolah untuk mempermudah akses mobilisasi siswa.“Ini diharapkan dapat menjawab kecemasan para orang tua murid yang khawatir akan keselamatan anak-anak mereka di jalan raya. Terlebih lagi, mayoritas siswa yang membawa kendaraan sendiri sebenarnya masih di bawah umur dan belum mengantongi izin resmi untuk berkendara,” imbuhnya. (*)