Polri Juga Sita Foto Keluarga dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi

Wait 5 sec.

Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto di lokasi penggeledahan kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. IstimewaTim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita sejumlah foto keluarga saat menggeledah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Foto-foto itu diduga berkaitan dengan pemilik rumah sekaligus pemilik uang senilai sekitar Rp 476 miliar dan 74 Kg emas yang ditemukan di dalam brankas tersembunyi.Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, selain menyita isi brankas, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti lain dari rumah tersebut.“Kemudian kita juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,” kata Totok di Sentul, Kamis (9/7).Hingga kini, Totok menyebut siapa pemilik rumah itu masih didalami penyidik.Temuan hasil penggeledahan di TKP Rumah Sentul, Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. IstimewaDalam penggeledahan itu, penyidik terlebih dahulu menemukan brankas yang terkunci. Setelah dibuka, brankas tersebut berisi tujuh koper yang berisi emas batangan, uang dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, serta uang rupiah.“Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD. Kemudian 100 juta rupiah. Estimasi total dalam rupiah senilai 476 miliar (rupiah),” ujar Totok.Sebelumnya, tim penyidik Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menemukan brankas tersembunyi saat menggeledah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018-2026, kasus PT Asabri, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.Temuan hasil penggeledahan di TKP Rumah Sentul, Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. IstimewaRumah di Sentul merupakan satu dari 12 lokasi yang digeledah penyidik pada Rabu (8/7). Berdasarkan video yang diterima kumparan, brankas itu disembunyikan di dalam tembok dan ditutupi panel kayu. Dari foto yang diterima kumparan, tampak koper berisi uang pecahan 100 dolar Singapura, 100 dolar AS, serta koper lain yang berisi emas batangan seberat 74 kilogram.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto sebelumnya mengatakan penggeledahan dilakukan di 12 lokasi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor untuk mencari alat bukti dalam tiga perkara dugaan korupsi, suap, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersebut.