Populer: Petugas Bea Cukai Gugur; Rupiah Melemah ke Rp 18 Ribu per Dolar AS

Wait 5 sec.

Ilustrasi bea cukai. Foto: ShutterstockInsiden gugurnya petugas Bea Cukai menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Rabu (8/7). Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga jadi berita populer.Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:Petugas Bea Cukai Meninggal saat Awasi Muatan Ekspor di Perairan Siak, RiauIlustrasi petugas bea cukai. Foto: KemenkeuInsiden tragis menimpa petugas Bea Cukai Pekanbaru, Aditya Waskita Jauhari, yang gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan ekspor Palm Kernel Shell di perairan Tanjung Buton, Siak, Riau, pada Senin (7/7) dini hari. Kejadian ini terjadi ketika tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik muatan kapal MV Himala V.195, sebuah prosedur krusial dalam pengawasan kepabeanan komoditas ekspor curah yang menunjang kelancaran perdagangan dan kedaulatan ekonomi nasional.Kecelakaan disebabkan oleh terbaliknya kapal pompong yang ditumpangi tim akibat arus deras. Insiden ini menyoroti risiko besar yang dihadapi petugas Bea Cukai di lapangan, yang dedikasi tingginya sangat penting dalam menjaga integritas sistem ekspor Indonesia. Pihak Bea Cukai telah menyampaikan belasungkawa dan berkomitmen memberikan pendampingan kepada keluarga, serta mengkoordinasikan penanganan pasca-insiden.Kejadian ini juga menjadi pengingat serius bagi institusi untuk terus melakukan evaluasi terhadap standar keselamatan kerja di lapangan, khususnya di wilayah perairan. Peningkatan protokol keamanan menjadi prioritas guna melindungi petugas yang terlibat dalam pengawasan komoditas bernilai tinggi, sekaligus memastikan kontinuitas dan keamanan rantai pasok ekspor yang vital bagi perekonomian.Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp 18.000 per Dolar AS Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTONilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan di pasar global, menyentuh level psikologis Rp 18.000 per dolar AS pada Rabu (8/7). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tercatat melemah 0,13 persen atau 24 poin ke posisi 18.004 per dolar AS pada pukul 11.50 WIB, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.980. Depresiasi ini mengindikasikan kembalinya rupiah di atas ambang batas 18.000 setelah sempat menguat di bawah level tersebut.Sepanjang perdagangan hari ini, mata uang Garuda bergerak di kisaran 17.980 hingga 18.011 per dolar AS. Secara year-to-date (YTD), rupiah masih mencatat pelemahan signifikan sekitar 7,94 persen. Level 18.000 ini krusial karena merupakan ambang psikologis yang menjadi perhatian utama pelaku pasar dan dapat memengaruhi sentimen investasi terhadap aset domestik.Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah berupaya menstabilkan nilai tukar melalui berbagai intervensi di pasar valas dan kenaikan suku bunga acuan di luar jadwal pada Juni lalu. Namun, sentimen global yang volatil, ditambah kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi domestik, terus memberikan tekanan. Dalam 52 pekan terakhir, pergerakan rupiah berada di rentang 16.079 hingga 18.209, menempatkan posisi saat ini mendekati level tertinggi dalam periode tersebut, yang memerlukan pemantauan ketat terhadap tren ekonomi makro.