Pengunggah Petani yang Terbang Pakai Drone di Tuban Minta Maaf

Wait 5 sec.

Petani di Tuban terbang pakai drone. Foto: Dok. IstimewaDirektur PT Bina Tani Makmur Jombang sekaligus pengunggah video petani terbang dengan menggunakan pesawat nirawak atau drone, Budianto (47) meminta maaf.Pernyataan itu disampaikan Budianto di Mapolsek Kabuh Jombang yang didampingi oleh petugas kepolisian.Ia menyampaikan bahwa video petani yang diangkut menggunakan drone tersebut tidak berada di wilayah Kabuh, Kabupaten Jombang."Perkenalkan saya atas nama Budianto biasa disebut di akun TikTok @mbahkaruhon mengklarifikasi bahwa saya mengunggah petani naik drone tersebut bukan dibuat di wilayah Kabuh, Jombang," kata Budianto dalam videonya.Budianto menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan video yang ia unggah tersebut. Ia berjanji untuk tidak mengulangi tindakan tersebut."Atas kegaduhan video tersebut, saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat di mana pun berada. Dan akan saya sampaikan kepada mitra saya bahwa hal tersebut sangat berbahaya, serta tidak akan mengulanginya lagi," ucapnya.Hanya IsengSebelumnya, Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang sekaligus pengunggah video, Budianto, memberikan klarifikasi terkait video yang telah ia unggah di TikTok.Ia mengatakan aksi tersebut murni merupakan konten media sosial, bukan sarana transportasi harian pekerja.Budi menyampaikan video tersebut diambil di area perkebunan di wilayah Merakurak, Kabupaten Tuban. Saat itu, ia dan petani hanya ingin menguji kekuatan drone tersebut."Itu sebenarnya iseng-iseng saja buat lucu-lucuan. 'Eh coba, coba ini angkut aku, kuat enggak?' Ternyata diangkat ya bisa karena berat pekerja sekitar 60–70 kg. Tapi itu hanya konten, aslinya tidak diperbolehkan untuk mengangkut orang," ujar Pak Budi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/7).Budi mengatakan, sosok yang terbang menggunakan drone tersebut merupakan kepala area sekaligus mitra kerjanya.Petani di Tuban terbang pakai drone. Foto: Dok. IstimewaPenggunaan DronePerusahaannya mendapat panggilan untuk menggarap lahan yang belum pernah ditanami di wilayah Merakurak, Tuban.Namun, lokasinya yang berada di pinggir laut membuat area tersebut berlumpur dan sulit diakses kendaraan biasa.Sulitnya akses jalan menuju lahan memaksa Budianto mencari alternatif teknologi agar proses logistik pertanian tetap berjalan. Akhirnya, ia mendapatkan ide memanfaatkan drone yang dimilikinya untuk memindahkan logistik perkebunan.Drone DimodifikasiDrone yang biasanya digunakan untuk menyemprotkan air atau pestisida tersebut dimodifikasi oleh Budianto. Tandon air serta mesin kompresor dilepas sementara agar bobot pesawat nirawak itu lebih ringan."Nah, itu kita modifikasi, kita copot, ya kita copot tandon airnya, ya kita modifikasilah nanti untuk dikasih dikasih tampar, tali tambang, untuk ngikat pupuk atau bibit, gitu," ujar Budi. @polsek_kabuh Klarifikasi pengunggah video viral, petani naik drone saat pulang pergi ke kebun ternyata bukan di kabuh jombang. @kapolresjombang @ardikurniawan.05 @divisihumaspolri @humaspoldajatim @polisi_indonesia #Polriuntukmasyarakat #pelayananpolri #jombangupdate ♬ suara asli - polsek_kabuh - polsek_kabuh