Polisi amankan pelaku yang secara acak menusuk pemotor di Tangerang. Foto: Dok. IstimewaAksi penusukan secara acak oleh seorang pria yang sedang mengemudikan motor viral di media sosial. Aksi tersebut terjadi di kawasan Cibodas, hingga Karawaci, Kota Tangerang.Salah satu akun media sosial menyebut, aksi tersebut tidak hanya terjadi satu kali, dan menyasar pengguna jalan secara acak.Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa, mengkonfirmasi, terduga pelaku penusukan telah berhasil diamankan. Ia berinisial KM, dan ditangkap di kediamannya kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang."Kita lakukan penyelidikan atas kejadian itu dan berhasil diamankan seorang pria berinisial KM tadi siang," katanya, Sabtu, (11/7).Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan baik kepada saksi dan para korban, kasus pertama terjadi pada 11 Mei 2026 di Jalan Sawo X, Kelurahan Cibodasari. Korban saat itu baru selesai berolahraga dan sedang mengendarai sepeda. Tiba-tiba seorang pengendara motor mendekat dari belakang dan menyentuh bagian punggung korban.Korban awalnya hanya merasa seperti tersengat. Namun sesampainya di tempat kerja, rekannya menemukan luka robek pada bagian punggung kanan hingga korban harus menjalani pemeriksaan medis dan visum.Peristiwa serupa kembali terjadi pada 9 Juli 2026 di Jalan Bawang VII, Kelurahan Cibodasari. Korban kedua, Malik Zaidan Setiono, sedang berjalan menuju minimarket ketika diduga diserang pelaku dari belakang menggunakan sepeda motor.Korban merasakan perih di bagian pinggang sebelah kanan. Setelah diperiksa, ternyata mengalami luka yang mengeluarkan darah hingga harus mendapatkan penanganan medis dengan dua jahitan.Polisi amankan pelaku yang secara acak menusuk pemotor di Tangerang. Foto: Dok. IstimewaBerdasarkan laporan kedua korban, polisi melakukan pendalaman kasus hingga akhirnya memperoleh informasi mengenai identitas dan lokasi pelaku.Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, sebuah pisau lipat yang diduga digunakan saat beraksi serta pakaian yang dikenakan pelaku ketika melakukan aksi penusukan."Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya korban lain dengan pola kejadian serupa," ujarnya.Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar melalui kantor polisi terdekat atau Call Center Polri 110.