BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, tak sekadar mengandalkan administrasi pemerintahan untuk meraih prestasi. Inovasi pemberdayaan ekonomi melalui bawang tiwai, pelestarian lingkungan lewat Mangrove Center, hingga pengendalian inflasi berbasis koperasi menjadi kekuatan yang mengantarkan Graha Indah menjadi Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 dan kini bersiap membawa nama Kaltim ke tingkat nasional.Kelurahan Graha Indah mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, kelurahan tersebut berhasil menjadi Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan dipercaya mewakili provinsi pada seleksi tingkat nasional.Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, mengatakan keberhasilan itu diraih setelah melalui tahapan seleksi administrasi, penyampaian video profil, pemaparan program, hingga sesi tanya jawab bersama tim penilai tingkat provinsi."Alhamdulillah data yang kami siapkan berhasil membawa Graha Indah masuk tiga besar, kemudian mengikuti pemaparan di tingkat provinsi hingga akhirnya dipercaya mewakili Kalimantan Timur," ujarnya, pada Senin (6/7/2026).Namun, menurut Arif, perjalanan menuju tingkat nasional belum selesai. Sebagai wakil Kalimantan Timur, Graha Indah masih harus mengikuti seleksi tingkat regional Kalimantan bersama perwakilan dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.Seluruh dokumen dan inovasi kelurahan akan kembali diseleksi pemerintah pusat sebelum ditetapkan sebagai peserta nasional. lihat foto Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara meraih Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026. Foto: BorneoFlash/Ist"Kami harus mengirimkan kembali seluruh data ke panitia pusat. Nanti akan diseleksi lagi untuk menentukan siapa yang mewakili Regional Kalimantan di tingkat nasional," jelasnya.Yang menarik, kekuatan Graha Indah bukan hanya terletak pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada inovasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.Salah satu yang menjadi perhatian tim penilai adalah pengembangan bawang tiwai sebagai produk unggulan. Tanaman khas Kalimantan itu telah diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi yang dipasarkan hingga ke mancanegara."Inovasi bawang tiwai menjadi salah satu unggulan kami. Produk itu sudah diolah dan dipasarkan bahkan sampai ke luar negeri," kata Arif.Dalam penilaian lomba tahun ini, terdapat tiga tema utama yang menjadi fokus, yakni ketahanan terhadap perubahan iklim, penguatan UMKM dan koperasi, serta pengendalian inflasi.Arif menilai seluruh indikator tersebut telah dijalankan Graha Indah jauh sebelum mengikuti perlombaan.Pada aspek lingkungan, Graha Indah memiliki Mangrove Center sebagai kawasan edukasi sekaligus konservasi pesisir. Kawasan ini diperkuat dengan keberhasilan Ketua Program Kampung Iklim (Proklim), Agus Bei, yang meraih penghargaan Kalpataru Lestari 2026.Sementara untuk pengendalian inflasi, Graha Indah mengembangkan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok."Semua indikator lomba sebenarnya sudah kami kerjakan sebelumnya. Jadi dalam lomba ini kami hanya menunjukkan apa yang selama ini sudah berjalan bersama masyarakat," ujarnya.Menurut Arif, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari ketua RT, LPM, PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga dukungan Pemerintah Kota Balikpapan.Ia berharap ekosistem kolaborasi yang telah dibangun tidak bergantung pada sosok lurah semata, tetapi menjadi budaya yang terus berjalan meski terjadi pergantian kepemimpinan. lihat foto Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara meraih Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026. Foto: BorneoFlash/Ist"Kami ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan. Jadi bukan karena siapa lurahnya, tetapi karena masyarakat dan seluruh mitra terus bergerak bersama," katanya.Keberhasilan menjadi juara tingkat provinsi, lanjut Arif, bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.Membawa berbagai inovasi berbasis lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan ketahanan sosial, Graha Indah optimistis mampu bersaing pada seleksi nasional, sekaligus mengharumkan nama Balikpapan dan Kalimantan Timur di tingkat nasional. (*)