BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kodam VI/Mulawarman menjadi momentum untuk menegaskan transformasi peran TNI yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif menjadi penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan.Pesan tersebut disampaikan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono dalam kegiatan Jalan Sehat dan Aerobik Ceria yang digelar di Lapangan Merdeka Balikpapan, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman yang jatuh pada 18 Juli mendatang.Di hadapan ribuan peserta dan unsur Forkopimda, Pangdam menegaskan bahwa selama hampir tujuh dekade, Kodam VI/Mulawarman telah berkembang menjadi satuan yang tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan, tetapi juga hadir dalam berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat."Kodam VI/Mulawarman terus membangun kekuatan yang profesional, tangguh, modern, dan siap menjalankan berbagai tugas negara, baik operasi di dalam negeri maupun luar negeri," ujar Mayjen TNI Krido Pramono.Menurutnya, profesionalisme tersebut dibuktikan melalui berbagai penugasan strategis yang dipercayakan kepada satuan-satuan di bawah Kodam VI/Mulawarman, mulai dari pengamanan perbatasan, operasi di daerah penugasan, hingga keterlibatan dalam misi perdamaian dunia sebagai bagian dari United Nations Peacekeeper. lihat foto Kegiatan Jalan Sehat dan Aerobik Ceria yang digelar di Lapangan Merdeka Balikpapan, pada Minggu (12/7/2026), dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman. Foto: BorneoFlash.com/IstNamun di tengah dinamika pembangunan nasional, peran Kodam juga semakin luas. TNI kini terlibat aktif mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, seperti pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, hingga Korps Kadet Republik Indonesia.Tak hanya itu, berbagai program unggulan TNI Angkatan Darat juga terus dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya penyediaan akses air bersih melalui program TNI Manunggal Air Bersih, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penanganan stunting, hingga Program Tunas Karya yang bertujuan membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.Dalam sektor ketahanan pangan, Kodam VI/Mulawarman juga mengembangkan konsep Integrated Farming System yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan hidup. Program ini tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kemandirian pangan, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman jutaan pohon dan pemulihan ekosistem.Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi salah satu fokus pengabdian Kodam. Berbagai kegiatan komunikasi sosial kreatif, pelatihan kepemimpinan, hingga program berbagi inspirasi bagi pelajar terus digencarkan untuk membangun karakter dan semangat kebangsaan.Pangdam menegaskan seluruh capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara."Semua pengabdian ini merupakan hasil kerja keras, loyalitas, dedikasi, dan pengorbanan seluruh prajurit serta PNS Kodam VI/Mulawarman yang tidak lepas dari sinergitas yang solid bersama pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, serta seluruh komponen masyarakat lainnya," katanya. lihat foto Kegiatan Jalan Sehat dan Aerobik Ceria yang digelar di Lapangan Merdeka Balikpapan, pada Minggu (12/7/2026), dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman. Foto: BorneoFlash.com/IstMengusung tema "Teruslah Melangkah", HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman menjadi refleksi sekaligus komitmen untuk terus beradaptasi menghadapi tantangan zaman. Tema tersebut mencerminkan tekad Kodam untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pendahulu dengan membangun organisasi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Melalui momentum peringatan ini, Kodam VI/Mulawarman ingin menegaskan bahwa setiap langkah pengabdian yang dilakukan bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan. (*)