Sehari Pencarian, Bocah Terseret Arus di Pantai Kemala Ditemukan Meninggal

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Harapan keluarga untuk menemukan Abizar (12) dalam keadaan selamat pupus. Setelah pencarian selama hampir 24 jam, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan bocah yang terseret arus saat berenang di Pantai Kemala Beach, Balikpapan, pada Minggu (12/7/2026).Korban ditemukan sekitar pukul 09.25 WITA atau hanya beberapa menit sebelum genap satu hari sejak peristiwa nahas itu terjadi. Jenazah Abizar ditemukan sekitar 200 meter ke arah tenggara dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam.Peristiwa bermula pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Saat itu Abizar berenang bersama tiga rekannya di kawasan Pantai Kemala Beach. Namun kondisi air yang sedang pasang disertai arus cukup deras membuat korban terseret ke tengah laut dan tenggelam. Tiga rekannya berhasil menyelamatkan diri.Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan sekitar pukul 09.40 WITA. Tim Rescue kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan bersama unsur SAR Gabungan melakukan pencarian melalui penyisiran jalur perairan serta pemantauan di sekitar lokasi kejadian.Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu pagi. Korban ditemukan pada koordinat 1°16'53.41"S 116°49'14.16"E dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.Danru Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Nur Ngalim, mengatakan keberhasilan menemukan korban merupakan hasil sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi."Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada pukul 09:25 Wita oleh Tim SAR Gabungan pada jarak kurang lebih 200 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama sejak awal operasi hingga korban berhasil ditemukan," ujarnya. lihat foto Tim SAR Gabungan saat menemukan korban tenggelam di Pantai Kemala Beach, Balikpapan, pada Minggu (12/7/2026). Foto: HO/Basarnas BalikpapanDengan ditemukannya korban, operasi SAR  resmi ditutup setelah dilakukan debriefing. Seluruh personel yang terlibat kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat lainnya.Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan bersama Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kalimantan Timur, Satpolairud Polda Kalimantan Timur, Polres Balikpapan, BPBD Balikpapan, relawan, komunitas Info Bencana, serta keluarga korban.Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai. Pengunjung diminta memperhatikan kondisi cuaca, arus, dan gelombang, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa. (*)