Jogja Women’s Open Tournament Softball Selesai, KONI Sebut 'Awal Kebangkitan'

Wait 5 sec.

Gorgeous, klub asal Bandung, menjadi juara pada edisi perdana turnamen ini setelah dan berhasil membawa pulang Trofi Kenang-Kenangan GKR Hemas. Foto: Pandangan Jogja.Jogja Women’s Open Tournament Softball 2026 telah berlangsung di Lapangan Softball Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 10–13 September 2026 dan resmi ditutup pada Minggu (13/9). Tim Gorgeous dari Bandung keluar sebagai juara pertama dalam turnamen softball putri tersebut.Turnamen yang diselenggarakan PT SaranaInsan MudaSelaras (Life Media) ini menjadi ajang kompetisi sekaligus bagian dari upaya memetakan potensi atlet dan mendorong pembinaan softball nasional.Jogja Women’s Open Tournament Softball 2026 telah berlangsung di Lapangan Softball Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Foto: Pandangan Jogja.Wakil Ketua I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Suwarno mengatakan turnamen tersebut menjadi awal kebangkitan softball nasional. Menurutnya, kompetisi diperlukan untuk memberikan pengalaman bertanding secara profesional sekaligus meningkatkan kemampuan teknis atlet.“Turnamen ini sebagai awal kebangkitan softball nasional. Kami mengharapkan setiap tim softball memperoleh pengalaman bertanding yang profesional, peningkatan kemampuan teknis dan potensi daerah untuk naik tingkat sebagai atlet nasional,” kata Suwarno.Wakil Ketua I KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko juga menilai penyelenggaraan turnamen nasional di Yogyakarta menjadi momentum penting bagi keberlanjutan pembinaan softball. Kompetisi antartim dari berbagai daerah memberikan ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan melalui pertandingan di tingkat nasional.Direktur Utama PT SIMS (Life Media), Gugun Yudinar. Foto: Pandangan JogjaDirektur Utama PT SIMS (Life Media), Gugun Yudinar mengatakan turnamen tersebut juga digunakan untuk melihat perkembangan softball di Indonesia melalui pemetaan potensi setiap tim. Dari proses itu, penyelenggara berharap dapat menemukan atlet yang berpotensi dikembangkan ke tingkat nasional.“Jogja Women’s Open Tournament Softball 2026 bertujuan untuk benchmark softball tanah air, memetakan potensi setiap tim, dan mencetak atlet nasional baru sehingga Indonesia mampu berkompetisi dengan negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, dan Filipina ke depan,” ujar Gugun.Gugun mengatakan pembinaan membutuhkan ruang kompetisi yang dapat memberi kesempatan kepada atlet untuk berkembang dan memperoleh pengalaman bertanding. Menurutnya, olahraga juga dapat menjadi ruang untuk membangun talenta, karakter, dan jejaring yang mendukung perjalanan atlet menuju tingkat nasional maupun regional.Pada penutupan turnamen, Gorgeous Bandung menerima trofi kenang-kenangan GKR Hemas dan uang pembinaan dari penyelenggara sebagai juara pertama. Penyelenggara juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang mengikuti kompetisi.Seluruh pemain Jogja Women’s Open Tournament Softball 2026 berfoto bersama usai penutupan turnamen di Lapangan Softball Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (13/9). Foto: Pandangan Jogja.Penyelenggaraan Jogja Women’s Open Tournament Softball 2026 mendapat dukungan dari KONI Pusat, KONI DIY, PERBASASI Pusat, dan PERBASASI DIY. Turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi Yogyakarta sebagai destinasi sport tourism.Bagi PT SIMS, keterlibatan dalam penyelenggaraan turnamen merupakan bagian dari kontribusi perusahaan di Yogyakarta. Perusahaan yang bergerak di bidang akses internet dan jaringan telekomunikasi itu telah beroperasi di Yogyakarta sejak 2001.PT SIMS saat ini melayani sekitar 17.000 pelanggan broadband di tiga wilayah, yakni Yogyakarta, Sukoharjo, dan Jepara. Setelah penyelenggaraan tahun ini, perusahaan menyatakan Jogja Open Tournament Softball akan kembali digelar pada 2027.