Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Risky Cahyadi saat ditemui di Medan, Senin (14/9/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanPewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama sejumlah jurnalis menggelar aksi menyalakan lilin dan doa bersama untuk lima wartawan dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.Aksi tersebut digelar di Kota Medan, Senin (14/9), bertepatan dengan hari ketujuh pencarian delapan orang yang hingga kini belum ditemukan.Ketua PFI Medan Risky Cahyadi mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk harapan agar kelima wartawan dan tiga kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat."Harapannya kita sama-sama segeralah ditemukan lima rekan kita, bersama tiga kru kapal boat dalam keadaan sehat walafiat. Kita tahu bahwasanya yang kita lakukan adalah berdoa. Itu adalah kekuatan terakhir kita untuk rekan-rekan lima orang dan tiga kru kapal boat," kata Risky di Medan, Senin (14/9).Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan gelar aksi lilin dan doa bersama untuk kepulangan lima wartawan dan tiga kru kapal hilang kontak saat liput erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (14/9/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanPewarta Foto Indonesia (PFI) Medan gelar aksi lilin dan doa bersama untuk kepulangan lima wartawan dan tiga kru kapal hilang kontak saat liput erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (14/9/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanPFI berharap pemerintah melakukan pencarian terhadap delapan orang tersebut secara maksimal.Adapun delapan orang yang masih dalam pencarian yakni:Warta (55), kapten kapal;Surakman (60), ABK;Heriyanto (49), guide;M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara;Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka;Yudhis (43), jurnalis iNews;Daus (42), jurnalis Anadolu; danDonal (51), freelance.