Jurnalis dan sutradara Rachel Szor bersama jurnalis dan pembuat film Yuval Abraham menghadiri karpet merah pemutaran film Naza di Festival Film Internasional Venesia ke-83, Italia, Kamis (10/9/2026). Foto: Tiziana Fabi/AFPMenteri Kebudayaan Israel, Miki Zohar, mengancam akan mencabut kewarganegaraan Israel milik filmmaker 'NAZA', Yuval Abraham dan Rachel Szor. Zohar mengaku terkejut dengan film dokumenter tersebut.Tak hanya itu, Zohar menuding para pembuat film 'NAZA', telah berkhianat kepada negara. Dia menyebut kedua warga negara Israel itu rela mencelakai Tanah Air mereka demi mendapat apresiasi pihak yang berseberangan."Rasa benci terhadap diri sendiri yang berkobar dalam diri para pembuat film ini, yang rela mencelakai Tanah Air mereka sendiri demi mendapatkan tepuk tangan dari kaum antisemit di seluruh dunia, sungguh tidak masuk akal dan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap negara," tulis Zohar. Oleh karena itu, sebagai Menteri Kebudayaan, Zohar merasa dirinya harus segera mengambil sikap tegas. Salah satunya dengan mencabut kewarganeraan mereka."Sebagai Menteri Kebudayaan, saya akan segera bertindak untuk mencabut kewarganegaraan Israel dari para pembuat film tercela ini karena telah mengkhianati negara," tukasnya.Film dokumenter berjudul 'NAZA' sukses mengguncang panggung Venice Film Festival 2026 dengan meraih standing ovation tanpa henti selama 25 menit saat pemutaran perdananya. Abraham dan Szor dianugerahi penghargaan khusus juri atas karya mereka.Jonathan Glazer, Rachel Szor, dan Yuval Abraham menghadiri sesi foto film Naza di Festival Film Internasional Venesia ke-83, Italia, Kamis (10/9/2026). Foto: Stefano Rellandini/AFPKarya investigatif berdurasi 80 menit ini disutradarai oleh sineas asal Israel, Yuval Abraham dan Rachel Szor, yang sebelumnya sempat memenangkan piala Oscar 2025 lewat film 'No Other Land'.Dokumenter ini menyoroti isu sensitif mengenai penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) oleh militer Israel dalam menentukan target serangan di jalur Gaza.Narasi film ini disusun berdasarkan pengakuan langsung dari para personel militer dan intelijen Israel yang identitasnya dirahasiakan demi keselamatan mereka. Istilah 'NAZA' sendiri merujuk pada estimasi jumlah korban sipil yang diproyeksikan tewas dalam sebuah serangan udara. Menjadi satu-satunya film dokumenter yang masuk kompetisi utama di Venice tahun ini, 'NAZA' diproduksi oleh Jim Wilson bersama media Inggris The Guardian, serta melibatkan sutradara ternama Jonathan Glazer sebagai produser eksekutif.