Operasi SAR yang memasuki hari kedua ini melibatkan berbagai unsur dari Basarnas, TNI AL, Kepolisian, BNPB, dan instansi terkait lainnya, dengan armada udara meliputi helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI AL, helikopter Panther HS 1310 TNI AL, serta pesawat Cessna 208 Caravan BNPB, sementara armada laut mencakup KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, KRI I Gusti Ngurah Rai, dan sejumlah kapal lainnya. Hingga saat ini, 114 korban telah ditemukan yang terdiri dari 108 korban selamat dan 6 orang meninggal dunia, dengan 86 korban di antaranya telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.