Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat ditemui wartawan usai acara puncak HUT ke-28 PAN di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanKetua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan partainya akan mengikuti keputusan bersama terkait besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).“Kita kan koalisi, ya, dengan teman-teman Gerindra dan lain-lain. Kita yang penting musyawarah mufakat. Ya kan aslinya kita ini kan kekeluargaan, gotong royong, musyawarah mufakat. Kami apa saja kalau disepakati, kami ikut,” kata Zulhas saat ditemui wartawan usai puncak HUT ke-28 PAN di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (18/9).“Termasuk soal PT (parliamentary threshold) kami ikut, tapi harus ada kesepakatan, kebersamaan. Itu aja. Itu yang paling penting,” sambungnya.Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio usai menghadiri acara puncak HUT ke-28 PAN di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanSementara itu, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio merespons pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus yang menyebut PAN kurang percaya diri menghadapi wacana PT sebesar 5 persen.Eko mengatakan, PAN siap mengikuti berapa pun angka PT yang disepakati bersama, baik di bawah 3 persen maupun 5 persen.“Ya kita mah, kemarin kan di 4%. Sekarang kalau misalnya diarahkan ke 5%, kami sih siap-siap aja, tapi mayoritas. Artinya keputusan bersama kita ikut. Pokoknya mau di bawah 3% oke, mau 5% oke, kita siap-siap saja,” beber Eko.“Yang penting satu, kita kompak dengan semua koalisi yang ada, dengan partai yang ada,” sambungnya.Ketika ditanya lebih lanjut, Eko menerangkan sikap PAN bukan soal kurang percaya diri, melainkan untuk mengakomodasi aspirasi partai-partai lain.“Bukan bicara masalah kurang PD, kan mengakomodir juga teman-teman yang di bawah. Kita sih sebagai partai yang udah 28 tahun ya tentunya tahu bagaimana menyikapinya,” terang Eko.“Tapi kan kita juga punya saudara kita yang di bawah kita juga harus juga kita akomodir keinginan-keinginannya, kan gitu loh. Itu yang disebut dengan kebersamaan dan kegotongroyongan,” lanjutnya.Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparanSebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus menilai sikap terbuka PAN terhadap kenaikan ambang batas parlemen mencerminkan kekhawatiran menghadapi Pemilu 2029.“Sepertinya PAN kurang PD dengan PT 5% tetapi berlindung di balik putusan MK,” kata Deddy.