Anak Jatuh dan Gigi Susunya Patah, Begini Penanganannya Menurut Dokter

Wait 5 sec.

Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) 2026 bersama SATU Dental di Jakarta Selatan, Selasa (14/9/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparanSaat sedang aktif bermain, anak mungkin saja mengalami jatuh dan terbentur. Salah satu bagian tubuh yang bisa terdampak akibat hal itu adalah gigi. Ya Moms, dalam kondisi tertentu, gigi anak bahkan bisa patah, goyang, atau terlepas setelah mengalami benturan.Lantas, jika gigi susu anak patah karena jatuh, apakah masih bisa diperbaiki?Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, mengatakan, penanganan gigi susu anak yang patah perlu disesuaikan dengan usia anak terlebih dahulu. Sebab, dokter perlu melihat posisi dan perkembangan gigi tetap yang nantinya akan menggantikan gigi susu tersebut.Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) 2026 bersama SATU Dental di Jakarta Selatan, Selasa (14/9/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan“Pertama kita harus tahu dulu umur anaknya berapa. Ini untuk mengetahui gigi tetapnya sudah ada di mana, apakah sudah dekat untuk tumbuh atau masih jauh,” ujar drg. Dela dalam acara memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) 2026 bersama SATU Dental di Jakarta Selatan, Selasa (14/9).Menurutnya, jika gigi tetap masih cukup jauh untuk tumbuh, dokter biasanya akan berusaha mempertahankan gigi susu yang patah selama mungkin agar tetap berada di dalam mulut.Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) 2026 bersama SATU Dental di Jakarta Selatan, Selasa (14/9/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparanSebaliknya, jika gigi tetap sudah mendekati waktu tumbuh, pencabutan mungkin saja menjadi salah satu pilihan. Namun, keputusan tersebut tetap perlu melihat kondisi dan seberapa besar bagian gigi yang patah.“Kalau misalkan sudah dekat untuk tumbuh, mungkin bisa dilakukan pencabutan, tapi tentu lihat juga ya patahnya itu seberapa besar,” jelasnya.Gigi Patah Tidak Selalu Disambungdrg. Dela juga menjelaskan, gigi anak yang patah tidak selalu ditangani dengan cara disambung kembali. Ada beberapa pilihan perawatan yang dapat dilakukan, tergantung kondisi gigi.Ilustrasi gigi anak. Foto: Pangram/Shutterstock“Patah itu biasanya nggak disambung. Biasanya kita lakukan perawatan dengan penambalan atau dengan crown untuk anak-anak kecil,” katanya.Untuk anak kecil, salah satu jenis mahkota gigi yang dapat digunakan adalah compomer crown. Perawatan tersebut dapat menjadi pilihan untuk mempertahankan gigi yang mengalami kerusakan.Selain patah, benturan saat anak jatuh juga dapat membuat gigi menjadi goyang atau bahkan terlepas.Jika kondisi gigi memungkinkan, dokter dapat melakukan tindakan untuk mengembalikan gigi tersebut ke posisinya. Setelah itu, gigi biasanya diikat atau difiksasi dengan gigi di sebelahnya agar tetap berada pada posisinya selama proses penyembuhan.Ilustrasi gigi susu anak. Foto: Shutterstock“Biasanya kalau kayak gitu kita tanam lagi dan biasanya kita ikat ke gigi sebelah-sebelahnya,” tutur drg. Dela.Karena penanganannya bergantung pada usia anak dan kondisi gigi, orang tua sebaiknya tidak langsung mengambil keputusan sendiri ketika gigi anak patah, goyang, atau terlepas setelah jatuh ya, Moms.