Lahan kosong yang sempat ditemukan granat di sisi Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanDua granat ditemukan di sebuah lahan kosong di sisi Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).Pantauan kumparan di lokasi, lahan kosong tersebut hanya terdapat ilalang dan pohon-pohon kecil khas lahan tak berpenghuni. Di lokasi juga terlihat sampah bekas dibakar serta sejumlah barang-barang bekas.Penta Joshua Silalahi (21), mahasiswa yang berada di sekitar lokasi, mengatakan dirinya sempat melihat granat tersebut setelah ditemukan. Menurutnya, benda itu berbentuk granat asap.“Jadi itu granatnya berbentuk granat asap dengan pinnya masih nyangkut. Jadi itu enggak mengeluarkan asap atau enggak mengeluarkan percikan api sama sekali,” kata Joshua saat ditemui di lokasi, Rabu (16/9).Joshua mengatakan tidak ada ledakan saat benda tersebut ditemukan. Ia menyebut pin pada granat masih dalam kondisi terkunci.“Ledakan sih tidak terjadi, dan karena memang pinnya masih terkunci, jadi bisa dibilang cukup aman,” ujarnya.Menurut Joshua, benda tersebut ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Tak lama setelah kabar penemuan itu beredar, polisi bersama personel Brimob dan Gegana datang ke lokasi.“Polisi baru datang itu sekitar 13.30 atau jam 2-an,” katanya.Joshua menyebut polisi kemudian memasang garis polisi dan menutup akses jalan di depan lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kondisi warga dan mahasiswa disebut tetap kondusif.“Mahasiswa dan warga sekitar ya cukup kondusif, enggak ada kepanikan atau lain sebagainya,” ujarnya.Ia mengatakan penutupan jalan membuat kendaraan yang melintas di jalur lambat berpindah ke jalur cepat. Akses jalan kembali dibuka sekitar pukul 16.00 WIB setelah polisi meninggalkan lokasi dan garis polisi dicabut.Penta Joshua Silalahi (21), warga di sekitar lokasi penemuan granat di sisi Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanWarga Sebut Granat Ada di Dalam TasYakub (24), warga sekitar, mengatakan dirinya sempat diajak seorang pria ke lahan kosong tersebut setelah pria itu mengaku menemukan benda mencurigakan.Menurut Yakub, pria tersebut mengaku menemukan benda itu di dalam koper atau tas yang berada di lahan kosong. Namun, dia tidak mengetahui siapa pemilik tas maupun siapa yang meletakkan benda tersebut.“Katanya sih dia enggak narok, cuma dia dapatin barang itu di koper di dalam situ,” kata Yakub.Yakub juga mengatakan warga baru mengetahui adanya penemuan granat setelah polisi datang ke lokasi. Meski demikian, situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.“Enggak ada yang panik,” ujarnya.Sementara itu, Joshua menyebut granat yang diperlihatkan polisi berjumlah sekitar dua hingga tiga buah. Ia juga melihat benda tersebut berada di dalam sebuah tas berukuran besar seperti tas olahraga.Joshua mengaku melihat tulisan “Polisi” pada tas tersebut saat dibawa oleh tim Brimob. Namun, dia tidak mengetahui siapa pemilik tas tersebut.“Semacam tas tentengan yang buat gym tuh, yang besar. Dan itu kalau saya tidak salah lihat ada tulisan ‘Polisi’,” katanya.“Yang kemungkinan besar itu mungkin tas milik polisi juga,” lanjutnya.Lebih lanjut, kata Joshua, sejumlah mahasiswa bahkan disebut sudah pernah melihat benda tersebut beberapa bulan sebelum penemuan pada Rabu (16/9) siang.“Yang saya tahu sudah ada beberapa mahasiswa yang mengatakan bahwasanya sudah pernah melihat barang itu beberapa bulan sebelumnya,” ujarnya.“Kalau saya enggak salah ingat itu antara bulan Maret atau April,” lanjut Joshua.Lahan kosong yang sempat ditemukan granat di sisi Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanPolisi Pastikan Dua Granat Asap Sudah Tak AktifKasatreskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama mengatakan dua benda yang ditemukan di lahan kosong tersebut telah diperiksa Detasemen Gegana Polda Metro Jaya.Hasil pemeriksaan menyimpulkan benda tersebut merupakan granat asap. Polisi memastikan kondisi granat sudah tidak aktif.“Ya, jadi hasil yang telah diambil oleh Detasemen Gegana Polda Metro Jaya, bahwa dapat disimpulkan bahwa granat yang diamankan itu adalah granat asap,” kata Wira, Rabu (16/9).“Statusnya sudah tidak aktif,” lanjutnya.Wira mengatakan granat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang berprofesi sebagai pemulung. Warga tersebut kemudian dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Cempaka Putih.“Yang menemukan adalah salah satu warga yang bisa dibilang pemulung di sekitar sini. Yang bersangkutan saat ini sudah diambil keterangannya di Polsek Cempaka Putih,” ujarnya.Polisi masih mendalami asal-usul dua granat tersebut, termasuk kemungkinan apakah benda itu pernah digunakan di lokasi atau hanya dibuang. Polisi juga masih memastikan kepemilikan lahan kosong tempat granat ditemukan.Detasemen Gegana Polda Metro Jaya telah melakukan penyisiran di lokasi dan area sekitarnya. Dari penyisiran tersebut, polisi tidak menemukan benda berbahaya lainnya.“Sudah dilakukan penyisiran barusan oleh Detasemen Gegana di sekeliling, baik di TKP maupun di sekelilingnya sudah dilakukan penyisiran. Jumlahnya ada dua buah tadi,” kata Wira.Polisi memastikan kawasan sekitar lokasi telah aman dan aktivitas warga dapat kembali berjalan seperti biasa.