IslamTimes - Dalam pertemuan dengan delegasi Indonesia, Osama al-Rifai, Mufti Agung Suriah, menyinggung perbedaan pendapatnya yang sudah lama dengan Abu Muhammad al-Julani, pemimpin pemberontak Suriah, dan mengatakan bahwa ia sebelumnya adalah seorang "Wahhabi" dan memiliki pemikiran ekstremis dan takfiri.