Sekretaris Jendral (Sekjen) NasDem Hermawi Taslim menjawab pertanyaan wartawan di Akademi Bela Negara, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan Partai NasDem tetap percaya diri mengusulkan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebesar 7 persen dalam pembahasan RUU Pemilu. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem Hermawi Taslim menyebut perolehan suara nasional partainya kini berada di kisaran 10 persen.Hermawi mengatakan usulan PT 7 persen bukan langkah yang baru diambil NasDem. Menurut dia, partainya telah mengusulkan angka tersebut sejak pertama kali mengikuti Pemilu 2014."Belum ikut pemilu saja NasDem sudah mengusulkan, apalagi setelah keikutsertaan NasDem dalam 3 pemilu dengan tren yang terus menaik dengan perolehan nasional sekarang 10-an persen," kata Hermawi kepada kumparan, Minggu (20/9).Hermawi mengatakan, NasDem telah memperhitungkan risiko dari usulan tersebut. Sebab, partai harus memperoleh suara nasional minimal sesuai ambang batas apabila ingin mendapatkan kursi di DPR RI."NasDem sebagai bagian dari kepentingan nasional tentu sudah memperhitungkan segala bentuk risiko atas usul ini," ujarnya.Untuk menghadapi Pemilu 2029, Hermawi mengatakan, NasDem menyiapkan strategi melalui konsolidasi dan kaderisasi. Sejak 2025, NasDem mencanangkan LAGA (Laboratorium Pergerakan) Perubahan yang ditujukan untuk kader di seluruh tingkatan legislatif.Kegiatan tersebut digelar di Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, dua kali setiap bulan. Pada 2025, program itu diikuti 5.200 kader."Tahun ini kami telah mencanangkan tema 'NasDem Naik Kelas', naik peringkat nasional dari urutan ke-4 dua kali pemilu terakhir menjadi minimal 3 besar (naik kelas) pada pemilu 2029 mendatang," jelas Hermawi.Menurut dia, LAGA Perubahan pada 2026 telah memasuki angkatan ke-8. Program tersebut ditargetkan berakhir pada awal Desember dengan jumlah peserta mencapai 5.500 orang.Hermawi menegaskan usulan PT 7 persen tetap didasarkan pada keinginan NasDem menyederhanakan sistem kepartaian di parlemen."Usulan ini murni dari nurani NasDem sejak awal keikutsertaannya dalam blantika kepemiluan 2014 demi semakin sehatnya demokrasi kita, yang terus mengarah dari sistem multipartai ke selected partai," ujarnya.Ketum NasDem Surya Paloh di Fraksi NasDem DPR RI, Senin (20/1/2025). Foto: Haya Syahira/kumparanSebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga mengatakan partainya tetap mendorong PT 7 persen dalam pembahasan RUU Pemilu.Dia menyebut NasDem siap menanggung risiko apabila ambang batas tersebut membuat partainya tidak memperoleh kursi di DPR.“NasDem mengusulkan 7%, walaupun surveinya NasDem 4%. Jadi NasDem itu mengikhlaskan dirinya kalau dia enggak masuk di parlemen karena parliamentary threshold-nya tinggi, ya itulah bagian daripada keinginan kita mementingkan kepentingan nasional lebih besar daripada kepentingan partai,” kata Paloh.