Mobil Tesla Ini Harganya Lebih Murah di Tokyo, Ditopang Pelemahan Yen-Subsidi

Wait 5 sec.

Tesla Model Y 7-penumpang. Foto: DriveHarga mobil listrik Tesla Inc, yang dikenal sebagai perusahaan paling populer, dibanderol paling murah di Tokyo dibandingkan wilayah mana pun di dunia.Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (19/9), mata uang yen yang melemah dan kebijakan subsidi besar baru tahun ini dari pemerintah pusat serta pemerintah kota menjadi penyebab harga Model Y tertekan hingga di bawah USD 23.000 atau sekitar Rp 408,43 juta (kurs Rp 17.758).Harga tersebut bahkan lebih murah dibandingkan uang yang harus dikeluarkan wisatawan untuk membeli Rolex Oyster Perpetual Datejust vintage di dealer Tokyo.Tesla menyoroti subsidi tersebut dalam iklan-iklannya di Jepang, dengan menyasar konsumen di pasar yang didominasi Toyota Motor Corp dan Suzuki Motor Corp. Model Y menjadi mobil yang paling banyak diimpor ke negara tersebut pada paruh pertama tahun ini.Tesla memproduksi kendaraan sport utility vehicle (SUV) tersebut di pabriknya di Shanghai, China.Sejumlah mobil listrik Cybertruck Tesla terparkir di luar fasilitas SpaceX di Starbase, Texas (21/5/2026). Foto: Ronaldo Schemidt/AFPPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendorong agar lebih banyak mobil AS dijual di Jepang. Kedua negara juga tengah mengincar inisiatif investasi senilai USD 550 miliar yang dibentuk tahun lalu dalam sebuah kesepakatan, di mana Trump menyetujui penurunan tarif impor untuk mobil Jepang.Tesla mencantumkan harga Model Y sebesar 5,6 juta yen di Jepang. Namun, pembeli yang tinggal di Tokyo bisa mendapatkannya dengan harga mulai dari 3,6 juta yen atau sekitar USD 22.889, berkat subsidi nasional dan pemerintah kota dengan nilai maksimal sekitar 2 juta yen. Dengan berbagai insentif itu, Model Y bisa dibeli dengan harga mulai dari 3,3 juta yen.Harga di Tokyo itu lebih rendah dibandingkan China yang dikenal memiliki persaingan ketat, di mana harga Model Y dimulai dari sekitar 263.500 yuan atau USD 39.344.Mobil SUV itu tetap dibanderol lebih dari USD 36.000 di California, negara bagian yang memberikan insentif hingga USD 3.500 bagi pembeli kendaraan listrik untuk pertama kalinya.