NasDem soal Usulan PT 7%: Sudah Sejak 2014, Murni dari Nurani

Wait 5 sec.

Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim menjawab pertanyaan saat menjadi narsum program A1 di Jakarta, Rabu (20/3/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparanSekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem Hermawi Taslim menegaskan usulan kenaikan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen menjadi 7 persen bukan muncul karena kondisi elektoral partainya saat ini.Hermawi mengatakan, NasDem telah mengusulkan PT 7 persen sejak pertama kali mengikuti Pemilu pada 2014. Sikap tersebut, kata dia, terus disampaikan setiap kali pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu."Pertama-tama, sejak awal keikutsertaannya dalam pemilu (pemilihan umum) pertama 2014, NasDem sudah mengusulkan PT 7 persen," kata Hermawi kepada kumparan, Minggu (20/9)."Usul ini konsisten mengemuka dalam setiap menjelang pembahasan UU Pemilu sampai hari ini," lanjutnya.Menurut Hermawi, usulan tersebut ditujukan untuk mendorong konsolidasi dan efektivitas demokrasi. NasDem ingin sistem kepartaian secara bertahap bergerak dari multipartai menuju jumlah partai yang lebih terseleksi di parlemen."Maksud dan tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah demi konsolidasi dan efektivitas demokrasi kita. Kita harus terus berusaha secara alami agar senantiasa kita mengarah dari multipartai ke selected partai, agar demokrasi kita semakin mengkristal," ujarnya.Hermawi mengatakan NasDem telah memperhitungkan risiko politik dari usulan tersebut. Terlebih, penerapan PT 7 persen berpotensi memengaruhi keterwakilan partai di DPR apabila perolehan suara nasional tidak mencapai ambang batas."Ini demi kepentingan nasional. NasDem sebagai bagian dari kepentingan nasional tentu sudah memperhitungkan segala bentuk risiko atas usul ini," kata dia.Dia menegaskan, sikap NasDem tersebut sudah ada sebelum partai tersebut mengikuti pemilu. Karena itu, menurutnya, usulan PT 7 persen tidak berkaitan dengan kekhawatiran terhadap posisi NasDem dalam Pemilu 2029."Usulan ini murni dari nurani NasDem sejak awal keikutsertaannya dalam blantika kepemiluan 2014 demi semakin sehatnya demokrasi kita, yang terus mengarah dari sistem multipartai ke selected partai," jelasnya.Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga mengatakan partainya tetap mendorong PT 7 persen dalam pembahasan RUU Pemilu.Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di rumah duka Rachmat Gobel, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparanDia menyebut NasDem siap menanggung risiko apabila ambang batas tersebut membuat partainya tidak memperoleh kursi di DPR.“NasDem mengusulkan 7%, walaupun surveinya NasDem 4%. Jadi NasDem itu mengikhlaskan dirinya kalau dia enggak masuk di parlemen karena parliamentary threshold-nya tinggi, ya itulah bagian daripada keinginan kita mementingkan kepentingan nasional lebih besar daripada kepentingan partai,” kata Paloh.