Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam agenda Malam Apresiasi Pemerintah Berprestasi Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanNusa Tenggara Timur (NTT) meraih dua penghargaan juara pertama dalam Malam Apresiasi Pemerintah Berprestasi Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Kamis (19/7).Dua penghargaan tersebut, yakni juara pertama kategori akses dan kualitas pelayanan kesehatan serta kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri.Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut penghargaan itu menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki layanan kesehatan dan menjaga lingkungan.“Dengan dua penghargaan ini, kami akan mempertahankan agar memang NTT bisa terus memperbaiki dan menunjukkan layanan kesehatan yang baik, asri lingkungannya,” tutur Melki saat ditemui media dalam acara Malam Apresiasi Pemerintah Berprestasi Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).Melki menyebut penghargaan tersebut menjadi hadiah bagi NTT di tengah bencana yang melanda wilayah Flores.“Ini merupakan hadiah yang sangat baik di saat kami lagi mendapat bencana. Mudah-mudahan ini juga memberikan kekuatan bagi masyarakat khususnya di daerah Flores yang terdampak,” terang Melki.Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan kepala daerah lain yang telah membantu NTT saat bencana.“Terima kasih buat pak mendagri dan semua rekan-rekan bupati, wali kota, gubernur se-Indonesia yang sudah membantu NTT kemarin. Menunjukkan bahwa semangat satu bangsa selalu tercermin dalam kondisi ketika kita susah kemarin,” ungkapnya.Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan insentif fiskal dari penghargaan tersebut dapat digunakan untuk membantu penanganan bencana di Flores.“Dan ada insentif fiskalnya buat tambahan, bukan untuk pribadi, tapi nanti kita kirim ke rekening daerah masing-masing. Bisa digunakan, tadi saya lihat banyak yang di daerah Flores yang dapat, bisa digunakan juga untuk penanganan bencana. Iya,” kata Tito.Tito menjelaskan penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk insentif fiskal dengan nominal Rp 2 miliar untuk juara pertama, Rp 1,5 miliar untuk juara kedua, dan Rp 1 miliar untuk juara ketiga.