IHSG Diproyeksi Melemah ke 6.371, Investor Tunggu Arah Kebijakan Menkeu Suahasil

Wait 5 sec.

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah di level 6.371-6.290 pada pembukaan perdagangan Rabu (16/9). Sebelumnya pada Selasa (15/9), IHSG ditutup turun 73,54 poin atau 1,12 persen ke level 6.461,15.“Untuk market Indonesia, para pelaku investor berada dalam posisi wait and see apalagi menjelang keputusan FOMC khususnya terkait Fed Rate yang keluar pada Kamis, 17 September 2026, dini hari waktu Indonesia,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Rabu (16/9).Dari sisi global, menurut Nafan, tekanan market didorong utamanya oleh penutupan pipa minyak utama di Arab Saudi akibat serangan kelompok Houthi, yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak mentah global hingga 4 persen.“Bahkan terdapat gangguan pasokan baru muncul dari Libya setelah penutupan jalur pipa Hamada-Zawiya yang menghentikan produksi di tiga ladang minyak utama. Hal ini mendorong minyak Brent naik 2,63% ke level USD 108,46 per barel dan WTI naik 4,03% ke level USD 105,48 per barel,” ucapnya.Lonjakan inflasi energi berkelanjutan akibat eskalasi gangguan pasokan di Timur Tengah dan Afrika Utara tersebut bisa memperkuat ekspektasi investor bahwa The Fed bakal menaikkan Fed Rate sebesar 25 bps, dengan probabilitas pasar melonjak hingga 92,3 persen.Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTODari sisi domestik, Nafan menilai para investor masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, khususnya menyangkut kredibilitas fiskal, defisit APBN, dan strategi pengelolaan utang.“Sentimen positif dari pergantian Menkeu belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan eksternal dan aksi jual di sejumlah saham berkapitalisasi besar,” tuturnya.Adapun menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Rabu (16/9) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat pada rentang 6.541-6.581 atau melemah dalam rentang 6.290-6.370.“Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.541-6.581,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Rabu (16/9).