Update Harga Komoditas: Timah dan CPO Menguat, Batu Bara-Nikel Tertekan

Wait 5 sec.

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTOMayoritas harga komoditas bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (15/9). Timah dan crude palm oil (CPO) berhasil menguat, sementara sektor energi seperti batu bara dan nikel justru mengalami tekanan penurunan harga.Batu BaraHarga batu bara terpantau mengalami koreksi pada penutupan perdagangan Selasa (15/9). Berdasarkan laman ICE Newcastle, harga batu bara untuk pengiriman Oktober 2026 turun 1,45 persen menjadi USD 146,40 per ton.CPOBerbeda dengan batu bara, harga minyak kelapa sawit atau CPO justru mencatatkan kenaikan pada penutupan perdagangan yang sama. Berdasarkan situs Trading Economics, harga CPO naik tipis 0,70 persen menjadi MYR 4.884 per ton.Sebuah dump truck mengangkut material tambang di tambang nikel PT. Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. . Foto: Shutter StockNikelDi sektor logam industri, harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Selasa (15/9). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) anjlok 2,19 persen menjadi USD 15.977 per ton.TimahSementara itu, harga timah justru berada di zona hijau pada penutupan perdagangan yang sama. Harga timah berdasarkan situs LME naik 0,17 persen menjadi USD 51.966 per ton.