Militan Houthi di Yaman Foto: Reuters/Mohamed al-SayaghiPertempuran di Yaman selatan antara pasukan pemerintah yang didukung Saudi melawan Houthi yang didukung Iran telah menewaskan 48 orang dalam beberapa jam terakhir. Sumber militer dari kedua belah pihak mengkonfirmasi kepada AFP pada hari Sabtu (19/9).Menurut sumber militer pemerintah, 17 tentara tewas, sementara Houthi melaporkan 31 orang pihak mereka tewas dalam satu hari terakhir.Pertempuran semakin memanas antara militer Yaman dengan Houthi ini terjadi di tengah eskalasi serangan Houthi ke Saudi.Serangan Houthi ke SaudiKelompok Houthi mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka melancarkan serangan yang menargetkan lokasi sensitif di Riyadh, Arab Saudi, dan fasilitas minyak di kota pelabuhan Yanbu.“Sebagai respons terhadap upaya kriminal musuh Saudi untuk menargetkan ibu kota Sana’a. Angkatan Bersenjata Yaman berhasil melakukan dua operasi militer dengan menggunakan sejumlah besar rudal balistik dan jelajah serta drone,” kata juru bicara militer Houthi Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan di Telegram.“Yang pertama menargetkan lokasi sensitif di ibu kota Saudi, Riyadh, dan yang kedua menargetkan fasilitas Aramco di Yanbu," sambungnya.Pernyataan Houthi muncul setelah petugas pemadam kebakaran memadamkan api di tangki bahan bakar berlogo raksasa minyak Saudi Aramco di depot bahan bakar dekat bandara internasional Riyadh.Kelompok Houthi di Yaman telah melancarkan serangan kilat, merebut sebagian besar wilayah, membuat pemerintah yang diakui secara internasional, yang didukung oleh Arab Saudi, kesulitan untuk meresponsnya.