BEI Kaji Tambah 30 Menit Jam Perdagangan

Wait 5 sec.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi dalam sesi bersama wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparanBursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengkaji opsi penambahan jam perdagangan pasar modal. Saat ini, opsi waktu yang mungkin bisa diterapkan adalah 30 menit.Jam perdagangan bursa saham saat ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.“Kita akan tambah tapi mungkin enggak ya cuma sedikit ya tambah misalnya 30 menit apa gitu, tapi itu masih dalam kajian,” kata Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, dalam sesi bersama wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/9).Iding menilai penambahan jam perdagangan saham tak berdampak signifikan terhadap peningkatan likuiditas. Ia juga melihat beberapa langkah serupa yang dilakukan pada bursa di luar negeri yang juga tak berdampak pada likuiditas.Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: Nugroho Sejati/kumparan“Kita kaji di beberapa market ternyata tidak signifikan gitu jadi enggak menambah likuiditas makanya belum kita rencanakan untuk diimplementasikan. Kan ada beberapa exchange yang juga melakukan hal yang sama yang menambah jam perdagangan namun ternyata ya tidak menambah likuiditas,” ujar Iding.Sebelumya, salah satu bursa di luar negeri yang baru saja memperpanjang jam perdagangan di pasar modal adalah Korea Selatan melalui Korea Exchange (KRX). Mulai 14 September lalu, perdagangan hampir seluruh saham domestik dilakukan hingga pukul 20.00 waktu setempat, setelah sesi reguler berakhir pada pukul 15.30.Perpanjangan jam perdagangan ini menjadi yang pertama di antara bursa-bursa saham utama Asia. Kebijakan ini mengikuti tren global menuju perdagangan sepanjang waktu yang didorong oleh bursa seperti Nasdaq dan New York Stock Exchange.Setelah pasar saham Korea mencatat kinerja yang kuat tahun ini didorong oleh antusiasme terhadap kecerdasan buatan (AI), KRX berharap bisa meningkatkan partisipasi investor internasional, khususnya selama jam kerja investor Eropa.Namun, pembukaan sesi malam juga menjadi ujian bagi KRX. Bursa harus membuktikan likuiditas tetap memadai sepanjang jam perdagangan yang lebih panjang dan bahwa investor benar-benar membutuhkan tambahan waktu tersebut, terutama ketika minat terhadap saham Korea mulai menurun.