Ilustrasi preman. Foto: ANTARA FOTO/Abriawan AbhePolda Jawa Barat bersama unsur TNI menggelar operasi pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polsek Kiaracondong, Senin (14/9/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 22 orang.Operasi digelar sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kiaracondong.“Personel Polda Jawa Barat bersama unsur TNI melaksanakan Operasi Premanisme di wilayah hukum Polsek Kiaracondong, pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tulis Humas Polda Jabar melalui akun Instagram @humaspoldajabar.Dalam operasi tersebut, personel gabungan TNI-Polri melakukan penertiban dan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aktivitas premanisme maupun tindakan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.Humas Polda Jabar menyebut operasi dilaksanakan secara terkoordinasi dengan tetap mengedepankan langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku.“Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 22 orang serta sejumlah barang bukti berupa minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang,” tulis Humas Polda Jabar.Selain mengamankan 22 orang, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa minuman keras dan obat-obatan terlarang.Humas Polda Jabar menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.“Polda Jawa Barat bersama TNI akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan penertiban guna memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” demikian keterangan Humas Polda Jabar.