Ilustrasi anak kembar. Foto: FrankyLiu/shutterstockMelihat anak kembar memakai pakaian yang sama memang menggemaskan. Namun, penting diingat bahwa setiap anak memiliki keunikan dan minat masing-masing, yang bisa jadi berbeda dengan saudaranya.Psikolog Klinis Senior, Ratih Ibrahim, mengatakan, memakai baju kembaran tidak otomatis berdampak negatif. Anak kembar bahkan bisa menikmati kesamaan tersebut sebagai bagian dari kedekatan mereka.“Masalahnya bukan pada bajunya yang sama, tetapi pada apakah anak tetap masih diberikan ruang untuk menjadi dirinya sendiri,” ujar Ratih kepada kumparanMOM, Kamis (10/9).Ilustrasi anak kembar. Foto: kckate16/ShutterstockMenurutnya, anak kembar tetap merupakan dua individu yang memiliki minat, kebutuhan, temperamen, dan karakter berbeda. Jika selalu diperlakukan sebagai “satu paket”, mereka bisa lebih sulit mengembangkan rasa sebagai individu.Beri Kesempatan Memilih dan Jangan Bandingkan Anak KembarRatih menyarankan orang tua memberikan kesempatan anak memilih sejak usia dini, sesuai kemampuan mereka. Penting bagi anak kembar agar mereka memahami bahwa memiliki kesukaan yang berbeda dengan saudara kembarnya adalah hal yang wajar.Anak kembar anak laki-laki dan perempuan. Foto: Shutter Stock“Biasanya anak mulai bisa menyatakan dirinya sejak usia toddler. Di usia ini orang tua bisa memberikan pilihan sederhana, misalnya, “Hari ini mau baju warna apa? Kamu masing2 mau pilih yang mana?” imbuhnya.Selain soal pakaian, orang tua juga bisa membantu anak menemukan identitasnya dengan cara:-Meluangkan waktu khusus bersama masing-masing anak.-Mengenali minat dan kekuatan setiap anak.Ilustrasi anak memilih baju. Foto: Shutterstock-Memanggil mereka dengan nama masing-masing.-Mengapresiasi usaha dan pencapaian tanpa membandingkan.-Memberikan kebebasan memilih aktivitas atau hobi.Tidak mengharuskan mereka selalu melakukan segala sesuatu bersama.Yang tak kalah penting, hindari membandingkan anak kembar. Misalnya dengan mengatakan, “Kakak lebih pintar,” “Adik lebih berani,” atau “Kok kamu tidak seperti saudaramu?”Anak kembar identik. Foto: Shutter Stock“Anak kembar memang lahir bersamaan dan mungkin memiliki kemiripan yang sangat kuat, tetapi perkembangan identitasnya tetap membutuhkan ruang untuk menjadi individu,” ujar Ratih.Jadi, tidak masalah jika anak kembar sesekali atau bahkan sering memakai pakaian yang sama. Yang penting, orang tua tetap memberikan ruang bagi masing-masing anak untuk mengenali dirinya, memiliki pilihan sendiri, dan tumbuh sesuai karakter serta minatnya ya, Moms.