Prabowo: Jangan Percaya yang Ada di Sosmed, Antek Asing Bisa Bayar Buzzer

Wait 5 sec.

Presiden Prabowo hadiri acara Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenPresiden Prabowo Subianto meminta para santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial. Prabowo mengingatkan agar para santri tidak mudah percaya terhadap informasi yang disampaikan pihak-pihak yang disebutnya sebagai antek-antek asing.Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu (19/9)."Dan kalian, santri-santriwati, anak-anakku sekalian, kalianlah yang akan ambil alih, kalian yang akan meneruskan perjuangan kita," kata Prabowo.Prabowo kemudian meminta para santri tidak mempercayai pihak yang dia sebut sebagai antek-antek asing. Dia menyinggung kemungkinan penggunaan buzzer dan media sosial untuk memengaruhi masyarakat."Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, jangan percaya mereka, mereka punya uang mereka bisa bayar buzzer, mereka bisa main di sosmed, hati-hati!" ucapnya.Karena itu, Prabowo meminta para santri tidak mempercayai seluruh informasi yang muncul di media sosial. Dia mengatakan ada pihak yang menurutnya ingin melemahkan semangat, keberanian, dan kepercayaan diri masyarakat Indonesia."Jangan percaya semua yang ada di sosmed itu. Mereka ingin menurunkan semangat kita, mereka ingin menurunkan keberanian kita, mereka ingin menurunkan kepercayaan diri kita," terang dia.Presiden Prabowo berpidato saat acara Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Youtube/Sekretariat PresidenPrabowo kemudian menyinggung soal kemiskinan dan ketergantungan terhadap bangsa lain. Dia mengatakan Indonesia tidak ingin menjadi bangsa yang menjadi budak bangsa lain."Mereka ingin kita, mereka ingin kita lemah, mereka ingin kita tetap miskin, mereka ingin kita jadi budak mereka selamanya, kita tidak mau jadi budaknya bangsa lain!" tandas dia.