Sekolah Rakyat Ngawi Dibuka, Orang Tua Siswa Ucapkan Terima Kasih ke Presiden

Wait 5 sec.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. KemensosSartini tak kuasa menahan air mata karena anaknya Nindya Prastica Kirana dapat bersekolah di Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi. Perempuan yang berasal dari Kecamatan Kendal ini menyampaikan Sekolah Rakyat sangat membantu keluarga-keluarga yang kurang mampu.“Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, terima kasih banyak telah membangun dan mengadakan sekolah rakyat, yang sangat membantu untuk keluarga yang kurang mampu, untuk anak-anak yang putus sekolah, memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menggapai cita-citanya, dan masa depan yang lebih cerah,” kata Sartini haru.Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. KemensosPernyataan tersebut disampaikan Sartini saat dialog dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026).Gus Ipul hadir lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, disambut oleh penampilan siswa Sekolah Rakyat. Setiap siswa antusias menampilkan berbagai pertunjukan mulai dari yel-yel, tari tradisional, pencak silat, paduan suara, hingga puisi.Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa Kabupaten Ngawi sebelumnya tidak mempunyai Sekolah Rakyat rintisan, namun langsung mengusulkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen, dan tahun ini telah mulai beroperasi.Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. Kemensos“Saya berterima kasih sama Pak Bupati, Kabupaten Ngawi ini tidak ada sekolah rintisan. Biasanya di tempat lain itu ada sekolah rintisan, Sekolah rakyat dibuka menggunakan gedung-gedung sementara milik pemerintah. Tapi Kabupaten Ngawi, langsung mengusulkan tanah untuk dibangun gedung permanen sekolah,” kata Gus Ipul.Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi saat ini mengampu total 220 siswa terdiri dari jenjang SD sebanyak 18 siswa, jenjang SMP sebanyak 90 siswa, dan jenjang SMA sebanyak 112 siswa.“Memang masih ada beberapa yang nanti akan dilakukan penjangkauan kembali, khususnya yang di tingkat sekolah dasar,” ujarnya.Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. KemensosDiharapkan gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi dapat menampung lebih dari seribu siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Gus Ipul menjelaskan bahwa para siswa di Sekolah Rakyat merupakan hasil dari penjangkauan berbasis pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya Desil 1 dan 2.“Di situ (penjangkauan) dilakukan asesmen, setelah itu dilakukan juga koordinasi dengan Kemendikdasmen, dengan BPS, pemerintah daerah, lalu nanti diplenokan, setelah itu ditandatangani oleh Pak Bupati, baru kita tetapkan sebagai siswa sekolah rakyat,” jelasnya.Lebih lanjut, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat berkonsep asrama atau boarding school, sehingga selain mendapatkan pendidikan akademik, para siswa juga mendapatkan pendidikan karakter.Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. KemensosGus Ipul menilai masa-masa awal pembelajaran di Sekolah Rakyat menjadi masa krusial dalam pendidikan karakter siswa. Mengingat siswa harus beradaptasi dengan situasi yang baru di Sekolah Rakyat.“Maka itu saya titipkan penyelenggaraan sekolah rakyat ini kepada Pak Bupati untuk bisa dikawal, diawasi, dibimbing, dan diberi penguatan-penguatan,” kata Gus Ipul.Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tinjau pengoperasian Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi yang menampung 220 siswa dari keluarga prasejahtera berkonsep asrama di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. KemensosSenada dengan hal tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan akan terus memberikan dukungan dan berkomitmen untuk terus menyukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi.“Tentu kami di pemerintah daerah akan terus men-support apa yang menjadi komitmen kami bersama-sama dengan pemerintah pusat dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Ony.