Foto: Isak Tangis Pelayat di Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Wait 5 sec.

Ribuan pelayat memadati kompleks Grand Mosalla, Teheran, Iran, Sabtu (4/7/2026), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei dalam prosesi pemakaman kenegaraan. Foto: Atta Kenare/AFPProsesi pemakaman resmi dimulai pada Sabtu pagi dan disiarkan secara langsung oleh media pemerintah Iran. Upacara tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai daerah serta sejumlah pejabat dan tamu kehormatan. Foto: Atta Kenare/AFPBeberapa pelayat pun menangis untuk melihat terakhir kalinya sebelum dimakamkan. Foto: Atta Kenare/AFPPemerintah Iran menyebut pelaksanaan pemakaman ini sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin tertinggi mereka sekaligus simbol persatuan nasional di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Foto: Atta Kenare/AFPProsesi tersebut diperkirakan menjadi salah satu upacara pemakaman terbesar yang digelar di Iran dalam beberapa tahun terakhir. Foto: Atta Kenare/AFPFoto: Atta Kenare/AFPFoto: Atta Kenare/AFPFoto: Atta Kenare/AFPRibuan pelayat memadati kompleks Grand Mosalla, Teheran, Iran, Sabtu (4/7), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei dalam prosesi pemakaman kenegaraan.Prosesi pemakaman resmi dimulai pada Sabtu pagi dan disiarkan secara langsung oleh media pemerintah Iran. Upacara tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai daerah serta sejumlah pejabat dan tamu kehormatan.Beberapa pelayat pun menangis untuk melihat terakhir kalinya sebelum dimakamkan.Pemerintah Iran menyebut pelaksanaan pemakaman ini sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin tertinggi mereka sekaligus simbol persatuan nasional di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.Prosesi tersebut diperkirakan menjadi salah satu upacara pemakaman terbesar yang digelar di Iran dalam beberapa tahun terakhir.Para pelayat memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang tewas, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal dimulainya upacara prosesi pemakaman di Grand Mosalla di Teheran, Iran, Sabtu (4/7/2026). Foto: Atta Kenare/AFP