Sebuah ledakan menerangi langit di atas kota selama serangan rudal dan drone Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juni 2026. Foto: REUTERS/Gleb GaranichSerangan udara antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat. Pasukan Ukraina menyerang sebuah terminal minyak di St. Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia, menggunakan drone pada Jumat (3/7) malam waktu setempat.Mengutip Bloomberg pada Sabtu (4/7), di saat yang sama, Rusia membalas dengan melancarkan serangan yang menghantam fasilitas produksi gas di wilayah Poltava, Ukraina. Gubernur St. Petersburg, Alexander Beglov, mengatakan drone menargetkan fasilitas di Distrik Kirovsky.Menurutnya, dampak teknis dari serangan tersebut telah berhasil diatasi dan tidak ada korban luka. Sementara itu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengkonfirmasi serangan terhadap infrastruktur minyak pelabuhan dan mengeklaim pasukannya juga menyerang Kronstadt, pangkalan utama Armada Baltik Rusia di dekat St. Petersburg.Namun, klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh Rusia. Secara keseluruhan, Rusia mengaku berhasil menembak jatuh 72 drone di wilayah Leningrad yang berbatasan dengan St. Petersburg.Gubernur Alexander Drozdenko mengatakan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan telah mencegat total 389 drone Ukraina yang menyerang berbagai wilayah dalam semalam.Serangan itu terjadi setelah Rusia sebelumnya melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone ke Kyiv pada pekan ini yang menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai hampir 100 orang.Di sisi lain, perusahaan energi milik negara Ukraina, Naftogaz, mengatakan fasilitas produksi gasnya di wilayah Poltava terpaksa menghentikan operasi setelah terkena serangan militer Rusia pada Sabtu dini hari.Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung apartemen yang rusak akibat serangan rudal dan drone Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kiev, Ukraina, Kamis (2/7/2026). Foto: Valentyn Ogirenko/REUTERSStaf Umum Militer Ukraina menyebut pihaknya berhasil mencegat 69 dari 86 drone Rusia yang diluncurkan semalam. Meski demikian, sebanyak 17 drone dan dua rudal tetap berhasil menghantam sejumlah lokasi di berbagai wilayah Ukraina.Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina terus meningkatkan serangan terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia. Serangan disebut telah memicu kelangkaan bahan bakar di berbagai wilayah Rusia, dengan sekitar 90 persen wilayah negara itu dilaporkan mengalami gangguan pasokan bensin dalam beberapa hari terakhir.