Ilustrasi polisi. Foto: ShutterstockBripda Nopandri Ramadhana, polisi yang hilang saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kabupaten Katingan, Kalteng, ditemukan gugur."Benar, tim gabungan berhasil menemukan jenazah diduga Bripda Nopandri di Sungai Katingan. Jasad korban ditemukan sejauh radius sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian penggerebekan," kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, dikutip Antara, Sabtu (4/7).Jenazah Bripda Nopandri langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya."Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Nanti akan kami informasikan perkembangan selanjutnya," ujar dia.Bareskrim BerdukaIlustrasi Bareskrim Polri. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanBareskrim Polri menyampaikan dukacita atas gugurnya Bripda Nopandri."Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso.Dia menegaskan, peristiwa yang menimpa Bripda Nopandri menjadi perhatian serius pihaknya. Saat ini, tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut.Ia memastikan, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat.Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam proses penyelidikan serta pengejaran terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab."Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti," ujarnya.Sebelumnya, penggerebekan yang dilakukan jajaran Satresnarkoba Polres Katingan itu mendapat perlawanan dari pelaku. Seorang anggota Polres Katingan tewas dalam insiden tersebut, sementara dua anggota lainnya dilaporkan hilang.Anggota Polres Katingan meninggal saat gerebek bandar narkoba. Foto: Dok. Polres KatinganPersonel yang gugur itu bernama Aiptu Yudhie Perdana Putra. Sementara dua polisi yang hilang bernama Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.Saat ini, seorang pelaku berinisial S telah ditangkap. Pelaku merupakan bagian dari kelompok bandar narkoba yang menyerang polisi saat penggerebekan.