Masih Sulit Buang Air Kecil Meski Rutin Senam Kegel? Ini Penjelasan Dokter

Wait 5 sec.

Masih Sulit Buang Air Kecil Meski Rutin Senam Kegel? Ini Penjelasan Dokter. Foto: Benjavisa Ruangvaree Art/ShutterstockSenam kegel dikenal sebagai latihan untuk memperkuat otot dasar panggul dan sering dilakukan untuk membantu mengatasi berbagai gangguan berkemih. Namun, latihan ini tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama oleh setiap orang karena kondisi otot dasar panggul dapat berbeda-beda.Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Subspesialis Neuromuskular, dr. Stephanie Theodora Y, Sp.KFR(K), menjelaskan bahwa sebelum melakukan senam kegel, kondisi otot dasar panggul perlu dievaluasi terlebih dahulu. Hal ini karena tidak semua orang memiliki masalah yang sama.Otot Dasar Panggul Terlalu Kaku Juga Bisa Menimbulkan KeluhanIlustrasi perempuan buang air kecil. Foto: Pixel-Shot/ShutterstockMenurut dr. Stephanie, senam kegel bukan sekadar mengencangkan lalu melemaskan otot dasar panggul. Pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan untuk mengetahui apakah otot dasar panggul seseorang justru terlalu tegang atau mengalami gangguan koordinasi."Senam kegel bukan hanya senam yang bisa dilihat, ‘Oh kencengin, lepasin, kencengin, lepasin’ No, bukan cuma itu. Tetapi kita harus secara komprehensif kami dan mereka pun melihat apakah memang terlalu kaku atau enggak, otot-otot dasar panggulnya," jelasnya dalam acara Peresmian Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic Siloam Hospitals Asri, pada Selasa (30/6).Ia mengatakan, otot dasar panggul yang terlalu tegang dapat memengaruhi koordinasinya dengan kandung kemih. Kondisi tersebut dapat menyebabkan berbagai keluhan saat buang air kecil, seperti keinginan buang air kecil yang muncul terus-menerus atau proses berkemih yang terasa tidak tuntas.Ilustrasi buang air kecil. Foto: Pixel-Shot/ShutterstockSelain itu, dr. Stephanie juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kebiasaan yang tidak biasa saat buang air kecil. Misalnya, harus mengejan setiap kali berkemih, membungkukkan badan hingga sekitar 90 derajat agar urine keluar, atau harus menyiramkan air untuk memancing keluarnya urine.Menurutnya, kondisi tersebut memang bisa saja masih tergolong normal pada sebagian orang. Namun, pada kebanyakan kasus, keluhan tersebut merupakan tanda adanya gangguan pada fungsi dasar panggul atau sistem berkemih yang perlu diperiksa lebih lanjut.“Menurut saya mungkin coba dikonsultasikan bisa jadi normal, tapi kebanyakan sih nggak normal,” pungkas dr. Stephanie.