Gaya Putri Victoria di Hari Pertama Kunjungi Indonesia, Kenakan Dress Polkadot

Wait 5 sec.

Menag sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kiri) dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo (kanan) mendampingi Putri Mahkota Swedia Victoria mengisi buku tamu di Katedral, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTOPutri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Désirée melawat ke Indonesia. Tiba pada Jumat (4/9), ia mengawali kunjungannya dengan menyambangi sejumlah tempat, mulai dari Masjid Istiqlal, Gereja Katedral Jakarta, hingga Monumen Nasional (Monas).Dalam lawatan perdananya di Indonesia, Putri Victoria tampil elegan dalam balutan midi dress berwarna navy dengan motif polkadot putih. Siluetnya dipercantik dengan aksen pita pada bagian kerah dan lengan tiga perempat yang memberikan kesan klasik pada penampilannya. Ia kemudian memberikan sentuhan statement berupa belt hitam yang melingkari pinggang.Saat mengunjungi Masjid Istiqlal, Putri Victoria menyesuaikan penampilannya dengan mengenakan scarf berwarna putih tulang untuk menutupi kepala. Scarf tersebut memiliki detail rumbai yang menjuntai dan ditata dengan cara dililitkan hingga menutupi bagian leher.Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Putri Mahkota Swedia yang juga Duta Kehormatan UNDP, Victoria (kedua kanan) saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTOBeranjak ke Gereja Katedral Jakarta, Putri Victoria tampil dengan tatanan rambut sleek. Gaya rambut tersebut semakin menonjolkan kesan elegan dalam penampilannya. Ia juga melengkapi busananya dengan sejumlah perhiasan, mulai dari kalung, gelang, hingga cincin.Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mendampinginya mengungkapkan bahwa perempuan berusia 49 tahun tersebut kagum dengan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan kedua rumah ibadah tersebut.“Mereka sangat terkagum-kagum menyaksikan pemandangan yang seperti ini, dua rumah ibadah yang dihubungkan dengan sebuah tunnel, sebuah terowongan, Friendship Tunnel,” ujar Nasaruddin.Tujuan Putri Victoria ke IndonesiaPutri Mahkota Swedia yang juga Duta Kehormatan UNDP, Victoria (kedua kiri) didampingi Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo (kanan) saat berkunjung ke Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTOKunjungan Putri Victoria ke Indonesia merupakan bagian dari perannya sebagai Goodwill Ambassador United Nations Development Programme (UNDP). Dalam lawatan ini, ia akan meninjau sejumlah program yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, aksi iklim, konservasi keanekaragaman hayati, transformasi digital, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.“Kunjungan Putri Mahkota Victoria merupakan kesempatan untuk melihat inovasi-inovasi ini secara langsung dan untuk menyoroti bagaimana aksi lokal dapat membantu mendorong kemajuan global menuju Sustainable Development Goals,” ungkap Administrator UNDP Alexander De Croo dalam keterangannya.Tak hanya Jakarta, calon Ratu Swedia tersebut juga akan melanjutkan kunjungannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Lombok. Di sana, Putri Victoria dijadwalkan bertemu dengan sejumlah komunitas dan mitra yang berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya dan kekayaan alam Indonesia, sekaligus menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan.