Ilustrasi kecepatan cahaya Foto: pixhereBeredar narasi di media sosial terkait munculnya kilatan cahaya di langit Denpasar, Bali. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu (6/9) sekitar pukul 00.13 WITA.Dalam narasi yang beredar juga disebut, kilatan cahaya itu berbarengan dengan padamnya sejumlah lampu.Merespons hal itu, Prakirawan Cuaca Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, Luh Nyoman Didik Tri Utami, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan melalui citra satelit dan radar cuaca.Hasil pengecekan menunjukkan tidak terdapat awan konvektif atau Cumulonimbus yang berpotensi menghasilkan petir di wilayah Sanur hingga Serangan pada waktu tersebut."Berdasarkan hasil pengamatan citra satelit atau radar cuaca, tidak terdapat awan konvektif atau Cumulonimbus atau jenis awan konvektif yang mampu menghasilkan kilatan cahaya petir pada dini hari di wilayah Sanur sampai Serangan," kata Didik, Minggu (6/9).Sementara itu, terkait informasi mengenai listrik yang sempat drop, Didik mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan PLN untuk memberikan penjelasan."Kaitannya dengan listrik yang sempat drop dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak PLN," imbuhnya.