Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Foto: ABIMANYU / AFPErupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9) malam berdampak ke sektor penerbangan. Sebaran abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Anak Krakatau masuk hingga ke sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta perairan sekitarnya.1.039 Penerbangan di Soetta TerdampakData hingga Minggu (6/9) pukul 21.30 WIB, sebanyak 1.039 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.Dampak tersebut meliputi pembatalan, keterlambatan, hingga pengalihan pendaratan ke bandara lain."Berdasarkan data penerbangan pukul 21.30 WIB, terdapat 1.039 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," kata Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan.Dari jumlah tersebut, sebanyak 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo. Total penumpang yang terdampak mencapai 166.351 orang.Soetta hingga Halim Ditutup SementaraSuasana Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin (7/9) dini hari. Penutupan Bandara Soetta diperpanjang hingga pukul 08.59 WIB. Foto: Dok. IstimewaPenutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diperpanjang hingga Senin (7/9) pukul 08.59 WIB."Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 08.59 WIB," demikian keterangan Instagram @soekarnohattaairport.Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama dalam Instagram-nya menyampaikan terdapat enam bandara lain yang melakukan penghentian operasional penerbangan sementara hingga 08.59 WIB.Keenamnya adalah Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang, dan Bandara M. Taufik Kiemas Lampung.Adisutjipto Tampak SepiSuasana Bandara Adisutjipto di Sleman, DIY pada Minggu (6/9/2026). Foto: Dok. Bandara AdisutjiptoSejumlah penerbangan Bandara Adisutjipto di Kabupaten Sleman, DIY, terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.Berdasarkan foto yang dikirim oleh pihak bandara, terlihat kondisi Bandara Adisutjipto sepi. Tampak hanya ada beberapa penumpang yang bertahan di bandara.General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, mengatakan telah dilakukan penyesuaian operasional penerbangan pada beberapa rute yang turut berdampak terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan di Bandara Adisutjipto."Bandara Adisutjipto terus melakukan pemantauan kondisi operasional serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan setiap penyesuaian penerbangan dapat ditangani dengan baik serta pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan secara optimal," Wibowo.Terdapat pula penerbangan yang mengalami penyesuaian berupa pembatalan (cancel) serta Return to Base (RTB).Antrean Penumpang Refund hingga RescheduleCalon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Foto: ABIMANYU / AFPAntrean penumpang untuk melakukan refund dan reschedule tiket pesawat terlihat padat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (6/9). Sejumlah penumpang bahkan harus mengantre selama berjam-jam setelah penerbangan mereka terdampak penutupan bandara.Salah satunya Iqbal. Ia mengantre untuk melakukan refund tiket penerbangan Jakarta-Banjarmasin."Enggak, kalau untuk di sininya dari jam 4 pagi, tapi kalau ngantre untuk refund-nya jam 9 pagi. Sekarang jam berapa? Jam 12," kata Iqbal saat ditemui di antrean Gate 5 penerbangan domestik Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (6/9).Iqbal mengatakan, ia bersama rombongan semula hendak berlibur ke rumah pamannya di Banjarmasin. Namun, rencana tersebut batal dan ia memilih mengembalikan tiketnya.Iqbal mendapat informasi terkait penerbangannya dari monitor di bandara sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, penerbangannya sempat mengalami penundaan sebelum akhirnya dibatalkan.Ia kemudian memutuskan kembali ke Tangerang setelah menunggu cukup lama di bandara.Gunung Anak Krakatau pada 19 Oktober 2007. Foto: Jewel SAMAD / AFPPenumpang lain, Hadad (55), juga terlihat mengantre untuk melakukan reschedule penerbangan. Ia seharusnya terbang menggunakan Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Ternate pada Sabtu (5/9) malam."Mau reschedule tiket. Karena penutupan kemarin kan jadinya tidak jadi terbang sesuai jadwal kan. Jadi reschedule ulang supaya sebentar malam bisa terbang, mudah-mudahan sudah ini ya, sudah baik ya," kata Hadad.Hadad mengaku penerbangannya semula dijadwalkan berangkat pukul 02.00 WIB. Jadwal tersebut kemudian ditunda hingga pukul 06.00 WIB sebelum akhirnya dibatalkan.Hadad berharap kondisi cuaca sudah membaik sehingga penerbangannya menuju Ternate dapat kembali dilakukan.