Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.695-6.780 pada pembukaan perdagangan Senin (7/9).Sebelumnya, pada Jumat (4/9), IHSG ditutup turun 31,416 poin (0,47 persen) ke level 6.636,475.“Secara teknikal, meskipun terjadi koreksi wajar, pergerakan IHSG berada dalam fase bullish momentum sembari membentuk fase uptrend. Berdasarkan indikator, MAs20&60 berada dalam kondisi bullish crossover sementara Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, volume mulai mengalami penurunan,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Senin (7/9).Dari sisi global, sentimen IHSG terdapat faktor data ketenagakerjaan AS yang jauh lebih kuat dari ekspektasi, di mana US nonfarm payrolls periode Agustus bertambah 162.000, dibanding konsensus sekitar 56.000, sehingga meningkatkan kekhawatiran The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat atau menaikkan suku bunga pada September.Lebih lanjut, menurut Nafan, tekanan terhadap IHSG berpotensi diredam oleh valuasi sejumlah saham yang relatif menarik serta peluang bargain hunting, terutama apabila investor asing mulai kembali masuk setelah tekanan sebelumnya.Namun, kata dia, investor tetap perlu mewaspadai pergerakan rupiah, yield US Treasury, arus dana asing, serta risiko geopolitik AS-Iran, yang menjadi faktor utama penentu risk appetite pada awal pekan.“Selain penantian data cadangan devisa RI periode Agustus, sentimen juga kemungkinan masih bersifat wait and see menjelang data inflasi AS, terutama PPI pada 10 September dan CPI pada 11 September,” jelasnya.Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Senin (7/9) meliputi ADMR, ASSA, dan DSNG.Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Senin (7/9) diproyeksi melemah pada kisaran level 6.578-6.626.“Worst case, skenario IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga IHSG rawan terkoreksi dengan area terdekat berada di 6.578-6.626,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Senin (7/9).Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Senin (7/9) meliputi AMRT, ELSA, SSMS, dan INDY.Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.