TASPEN-OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Masyarakat Siapkan Hari Tua

Wait 5 sec.

TASPEN & OJK bersama sejumlah lembaga sektor dana pensiun lainnya mencanangkan Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 untuk mengajak masyarakat siapkan masa pensiun sedini mungkin. Foto: dok. Istimewa.PT TASPEN (Persero) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencanangkan Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 melalui kegiatan kick off yang digelar di Area Pedestrian FX Sudirman, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Mengusung tema Muda Berkarya, Tua Bahagia, pencanangan ini menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat semakin memahami pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak usia produktif.Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta dan dibuka secara seremonial oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi; Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja; Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN Ibnu Hasyim; serta Direktur Keuangan TASPEN Elamber Sinaga.Turut hadir perwakilan berbagai instansi dan pemangku kepentingan di sektor dana pensiun, di antaranya PT ASABRI (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), dan Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK).Pencanangan perdana ini menjadi momentum bersama untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan masa pensiun. Sebab, persiapan menghadapi masa pensiun dinilai tak semestinya baru dimulai ketika masa kerja hampir berakhir.Corporate Secretary TASPEN, Henra, mengatakan perencanaan pensiun perlu menjadi bagian dari perencanaan kehidupan sejak seseorang masih berada pada usia produktif. Menurutnya, semakin awal persiapan dilakukan, semakin luas pula kesempatan masyarakat untuk menyusun perencanaan masa pensiun dengan lebih matang.Menurutnya, saat dalam masa produktif, setiap orang memiliki kesempatan untuk membangun masa depan yang ingin mereka jalani, termasuk mempersiapkan masa pensiun. Karena itu, pensiun sebaiknya tidak dipandang sebagai sesuatu yang baru dipikirkan ketika masa kerja berakhir, tetapi sebagai bagian dari perjalanan hidup yang perlu direncanakan sedini mungkin."Melalui Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai mempersiapkan masa depan sejak usia produktif, agar dapat menjalani masa pensiun dengan lebih tenang dan bahagia,” ujar Henra.Edukasi Pensiun Dikemas Lebih InteraktifLebih dari sekadar seremoni, agenda kick off Bulan Dana Pensiun Indonesia di Jakarta juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif bagi pengunjung.Rangkaian acaranya mulai dari senam sehat dan zumba bersama Liza Natalia, berbagai booth interaktif dari TASPEN Group, OJK, ADPLK/ADPI, ASABRI, serta BPJS Ketenagakerjaan, hingga talkshow bersama Prita Ghozie bertajuk “Pensiun Bukan Lagi Pilihan, tapi Kebutuhan untuk Nyaman di Hari Nanti. Acara juga dimeriahkan dengan kuis dan pembagian berbagai doorprize.Tak hanya berlangsung di Jakarta, kick off Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 juga diselenggarakan secara serentak di Bandung dan Semarang.Setelah pertama kali dilaksanakan pada 2026, Bulan Dana Pensiun Indonesia akan ditetapkan sebagai momentum tahunan yang digelar setiap Juli. Pemilihan bulan tersebut didasari sejarah penyelenggaraan Konferensi Kesejahteraan Pegawai Negeri yang pertama kali berlangsung pada 24-26 Juli 1960.Selain itu, Juli juga bertepatan dengan pertama kalinya BPJS Ketenagakerjaan menjalankan program Jaminan Pensiun pada 1 Juli 2015.Rangkaian Acara hingga Indonesia Pension Fund Summit 2026Momen pencanangan tersebut juga menjadi pembuka dari rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026. Selanjutnya, berbagai program edukasi dan literasi akan digelar di sejumlah daerah, termasuk talkshow di Universitas Sumatera Utara.Adapun, puncak rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 nantinya ditandai dengan penyelenggaraan Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026. Forum ini akan menjadi ruang strategis untuk membahas pengembangan sektor dana pensiun sekaligus memperkuat ekosistem dana pensiun nasional.Dukungan TASPEN terhadap Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendorong penguatan sistem perlindungan sosial yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.Sebagai Center of Excellence dalam penyelenggaraan jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, TASPEN berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi masyarakat, menghadirkan inovasi layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya ekosistem dana pensiun nasional yang semakin inklusif dan berkelanjutan.