Cerita Penumpang Batal Terbang di Terminal 2 Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau

Wait 5 sec.

Penumpang pesawat terdampak pembatalan terbang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparanSejumlah bandara termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih mengalami penutupan sementara hingga Senin (7/9). Kondisi ini membuat sebagian penumpang yang memadati Terminal 2 memilih untuk menunggu kejelasan jadwal pengganti (reschedule).Salah satunya Iwan Gultom (33), calon penumpang asal Jakarta yang sedianya terbang ke Surabaya menggunakan Batik Air pada Senin pagi. Meski sudah tiba di bandara, ia mendapati penerbangannya dibatalkan.Iwan akhirnya mengurus penjadwalan ulang dan mendapatkan penerbangan pengganti pada pukul 13.30 WIB. Namun, karena penerbangannya bertujuan untuk dinas, ia masih menunggu arahan lanjutan dari tempatnya bekerja.“Infonya tadi cancel, padahal saya penerbangan jam 06.00 WIB. Tadi sudah ke konter untuk reschedule jam 13.30 WIB, nah ini sedang diurus ke kantor untuk proses selanjutnya,” ujar Gultom di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (7/9).Nasib serupa dialami Agil (33), calon penumpang tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbeda dengan penumpang lain yang memilih pengembalian dana (refund), Agil memilih bertahan menunggu reschedule.“Ini masih nunggu reschedule, belum ada respons pasti tetapi disuruh tunggu dulu, katanya menunggu informasi selanjutnya,” tutur Agil.Penumpang pesawat terdampak pembatalan terbang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparanAgil menceritakan bahwa dirinya menempuh perjalanan darat dari Sukabumi dan sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 04.00 WIB. Ia berharap kondisi cuaca dan ruang udara segera membaik agar penerbangan kembali normal.“Mudah-mudahan melihat kondisi cuaca bisa kembali normal. Kalaupun ada pembatalan, semoga jadwal reschedule-nya tidak terlalu lama,” harap Agil.Sebelumnya, Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mencatat ada 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta akibat gangguan abu vulkanik. Pada rute internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali, sedangkan rute domestik mencatat 4 pembatalan dan 1 pengalihan penerbangan.Guna menjaga kenyamanan calon penumpang, InJourney Airports telah mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA). Layanan ini mencakup penyiapan area khusus di terminal, penyediaan makanan dan minuman ringan, hingga fasilitas bus pengantar menuju hotel bagi penumpang terdampak hasil koordinasi dengan pihak maskapai.