Serial The Remarried Empress. Foto: Disney+Serial The Remarried Empress tayang lebih awal menjadi berita populer hari Selasa (3/11). Selain itu, film Pasukan 1000 Janda juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.Dibintangi Shin Min A dan Lee Jong Suk, 'The Remarried Empress' Tayang Lebih AwalAktris Shin Min A. Foto: Disney+Kabar gembira datang untuk para pencinta drakor dan pembaca setia webtoon hits. Serial The Remarried Empress resmi memajukan jadwal penayangannya menjadi 3 November 2026, sehari lebih cepat dari jadwal semula. Keputusan spesial ini diumumkan langsung oleh para pemeran utama, yakni Shin Min A, Ju Ji Hoon, Lee Jong Suk, dan Lee Se Young, dalam konferensi pers di Seoul sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme penggemar yang luar biasa masif.Antusiasme publik terhadap serial ini memang sudah terlihat lewat tiket pemutaran spesial di Busan International Film Festival yang ludes terjual, serta cuplikan trailer yang langsung mengumpulkan belasan juta penayangan dalam hitungan hari. Mengangkat konflik rumah tangga penuh intrik, perceraian, dan perebutan takhta kerajaan dari webtoon populer berpenonton hampir 3 miliar kali, drama garapan sutradara Cho Suwon ini tayang secara eksklusif di Disney+.Kisah Laksamana Malahayati Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film "Pasukan 1000 Janda"Jajaran pemain dan filmmaker film Pasukan 1000 Janda menghadiri konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026). Foto: Hosana Solagracia Sifra/kumparanSosok pahlawan maritim legendaris dari Kesultanan Aceh siap menggebrak bioskop tanah air lewat film Pasukan 1000 Janda yang dijadwalkan tayang serentak mulai 12 November 2026. Diproduseri Yuda Wirafianto dan diarahkan sutradara Archie Hekagery, proyek layar lebar ini berfokus menghadirkan kembali kisah Laksamana Malahayati, figur nyata laksamana laut perempuan pertama di dunia, untuk menginspirasi generasi muda mengenai ketangguhan perempuan Indonesia.Proses produksi film berlatar sejarah ini menghadirkan tantangan besar, termasuk pembuatan replika kapal perang bersejarah dengan skala satu banding satu yang membutuhkan biaya dan persiapan ekstra. Sederet bintang papan atas seperti Atiqah Hasiholan hingga Cut Mini pun menunjukkan dedikasi total dengan menjalani latihan dialek serta koreografi aksi selama tiga bulan penuh demi menghadirkan aksi laga yang autentik dan memukau di layar lebar.Film Golden Island dan Putri Marino Raih Penghargaan di SGIFFPemeran utama film 'Kabut Berduri' Putri Marino saat red carpet di Metropole XXI, Jakarta, Rabu (31/7/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanKancah perfilman Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. Film pendek berjudul Golden Island karya sutradara Arief Budiman sukses meraih penghargaan Best Southeast Asian Short Film pada gelaran Singapore International Film Festival (SGIFF) ke-37. Dewan juri mengapresiasi film tersebut karena dinilai memiliki keberanian, kecerdasan bercerita, dan imajinasi politik yang kuat dalam membedah persoalan identitas serta sejarah ketimpangan sosial.Prestasi tersebut semakin lengkap lewat pencapaian Putri Marino yang berhasil membawa pulang penghargaan Best Performance di festival yang sama. Lewat perannya dalam film Four Seasons in Java atau Empat Musim Pertiwi, Putri dinilai mampu menyuguhkan interpretasi karakter yang sangat mendalam dan menghidupkan emosi cerita secara alami. Kemenangan ini membuktikan kepiawaian akting sineas Indonesia yang kian diakui secara global.Main Film Putri Jangan Gentayangan Lagi, Kinaryosih dan Kawai Labiba Rasakan Tanggung Jawab BesarKinaryosih di Konferensi Pers Serial Healing, CGV Grand Indonesia, Selasa (25/10/2022). Foto: Giovanni/kumparanAktris Kinaryosih dan Kawai Labiba membagikan pengalaman emosional saat membintangi film horor terbaru produksi MVP Pictures, Putri Jangan Gentayangan Lagi. Mengangkat kisah nyata Mak Eli dan mendiang putrinya, kedua pemeran utama ini mengaku merasakan beban tanggung jawab moral yang besar karena kisah yang diangkat menyangkut kehidupan nyata yang sensitif dan penuh kepedihan.Selain dituntut mendalami konflik batin yang berat dan menguasai logat khas Bekasi-Betawi, proses syuting film arahan sutradara Rizal Mantovani ini juga menuntut fisik yang prima. Kawai Labiba, yang memerankan sosok arwah, harus memakai lensa kontak putih berjam-jam, melakoni adegan aksi dengan sling, hingga berhadapan langsung dengan belatung asli demi menjaga kesinambungan karakter di setiap fase cerita sebelum film ini tayang pada 5 November 2026.Serunya Nonton Merry Berry Love dalam Suasana Merry Berry PicnicMerry Berry Love Picnic bersama Disney+ di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanSuasana penuh warna dan nuansa kebun stroberi terasa dalam acara nonton bareng episode 4 drama Korea-Jepang Merry Berry Love yang digelar bersama Disney+. Mengusung tema Merry Berry Picnic, acara ini mengajak para penggemar menikmati episode terbaru drama tersebut dengan suasana piknik yang manis.Para peserta tampak mengenakan pakaian bernuansa piknik dengan sentuhan warna merah dan detail renda. Dekorasi acara juga dibuat menyerupai kebun stroberi, lengkap dengan area foto yang bisa digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen.Sebelum pemutaran dimulai, para peserta bisa berfoto di area photobooth dan menikmati suasana acara yang dirancang sesuai dengan nuansa Merry Berry Love.Keseruan berlanjut ketika episode 4 mulai diputar. Sepanjang penayangan, suasana ruangan beberapa kali dipenuhi reaksi gemas dan antusias dari para peserta. Perkembangan hubungan Lee Yubin dan Karin Shirahama menjadi salah satu hal yang paling mencuri perhatian.Chemistry kedua karakter yang diperankan Ji Chang-wook dan Mio Imada terasa semakin dekat. Beberapa momen romantis di episode ini sukses membuat penonton heboh, termasuk sebuah adegan di bagian akhir yang disambut riuh oleh para peserta.